oleh

BPNT Rp9 M Ditarget Cair Akhir Juni

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi keluarga kurang mampu atau keluarga penerima manfaat (KPM) akan segera dicairkan. Untuk Kabupaten Bangkalan sendiri jumlah penerima BPNT mencapai 93.575 orang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Didik Yanuardi. Menurutnya, target pencairan pertama BPNT di wilayah akan dilakukan pada akhir Juni. Saat ini pihaknya tengah fokus mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk sosialisasi terhadap realisasi program tersebut.

“Kita launching mungkin tanggal 20 Juni dengan bupati. Memang kemarin sempat akan cair Mei, tapi oleh Kemensos diundur bulan ini. Bukan dari kami yang mengundur,” paparnya, Rabu (12/6).

Dikatakan Didik, tahun ini Dinsos Bangkalan akan kecipratan jatah dana BPNT sebanyak Rp9 miliar dari Kementerian Sosial (Kemensos). Dana besar itu akan dicairkan Dinsos kepada 93.575 KPM BPNT setiap bulan.

Dana itu akan disalurkan pada KPM melalui rekening masing-masing. Setiap KPM BPNT akan menerima bantuan dana sebesar Rp110 ribu. Kendati demikian, dana itu tidak didistribusikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) yang diterima oleh KPM BPNT.

“Bantuan itu nanti tidak bisa diambil berupa uang, tapi harus ditukarkan dengan sembako,” tuturnya.

Masih menurut Didik, kartu KKS akan serupa dengan kartu ATM. Dimana kartu tersebut bisa digesek atau ditukarkan dengan sembako di tempat-tempat khusus atau e-warung yang telah disediakan oleh Dinsos.

Tempat yang juga juga ditandai stiker khusus program BPNT itu nantinya akan dilengkapi dengan mesin gesek kartu KKS, sehingga KPM BPNT bisa mengambil jatah bantuan dengan membawa KKS di tempat tersebut.

“E-warungnya nanti ada setiap desa, setiap desa ada sekitar 1 sampai 2 e-warung tergantung kondisi desanya,” tuturnya.

Untuk e-warung yang ada di setiap desa, kriteria warung yang bisa dijadikan e-warung penyalur program BPNT ditentukan oleh pihak perbankan. Dengan demikian tidak sembarang warung menjadi lokasi pengmabilan jatah BPNT.

“Jika ada yang ingin cairnya berupa uang ya tidak bisa, harus ditukar dengan sembako. Jika tahun lalu bisa ditukarkan sembako dan telur, tahun ini hanya sembako saja,” tandasnya. (ina/pin)

Komentar

News Feed