oleh

BPOPP SMA di Bangkalan Bakal Dipangkas 50 Persen

Kabarmadura.id/Bangkalan– Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP) untuk Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) bakal dipangkas. Permberlakuan pemangkasan sebesar 50 persen, dan rata untuk semua sekolah baik berstatus negeri maupun swasta.

Kepala Seksi (Kasi) SMA dan Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK) Disdik Jawa Timur Cabang Bangkalan, Moh. Fauzi mengatakan jika pemangkasan berkaitan dengan penanganan dan dampak Covid-19. Dengan adanya perubahan itu, maka BPOPP untuk semester kedua akan otomatis berkurang.

“Informasinya pemotongan itu dari pusat, katanya, sebesar 50 persen yang akan dipotong. Baik swasta maupun negeri, jadi bulan Juli hingga Desember nanti tidak ada pencairan BPOPP lagi” terangnya.

Dikatakan Fauzi, pencairan BPOPP sudah dicairkan sebesar 50 persen pada bulan Januari hingga Juni lalu. Dimana, pencairan pada SMA/SMK negeri setiap satu bulan sekali. Sementara swasta setiap tiga bulan.

“SMA/SMK swasta dan negeri sama-sama tidak cair dari bulan Juli. Kalau cair pasti bersamaan,” tegasnya.

Namun, Fauzi menuturkan, sampai saat ini belum ada surat edaran yang resmi, tapi informasinya pemotongan 50 persen dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Diketahui, besaran uang untuk siswa SMA yang mendapat BPOPP sebesar Rp65.000. Sedangkan, bagi siswa di tingkat SMK Teknik sebanyak Rp125.000 dan SMK non Teknik sebesar Rp95.000.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta Bangkalan Muhdhori A Rahman berharap, BPOPP semester kedua tersebut tetap dicairkan oleh pemerintah. Dia meminta agar tidak ada diskriminatif antara swasta dan negeri. Dimana dia mendapat  informasi bahwa BPOPP di SMA/SMK negeri cair terlebih dahulu.

“Semoga segera cair, dan tidak ada diskrimanatif dalam penerapan BPOP,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed