oleh

BPPKAD Sampang Tehaskan Tidak Ada Penurunan PBB Saat Wabah Covid-19

Kabarmadura.id/Sampang-Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang, menegaskan tidak akan melakukan penurunan terhadap tarif pajak bumi dan bangunan (PBB) di tengah wabah Covid-19. Pasalnya besaran tarif PBB diklaim sangat kecil dan tidak memberatkan serta membebani masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) PBB BPPKAD Sampang Choiriyah. Kata dia, untuk PBB tidak ada relaksasi dan penurunan, karena tarifnya kecil, sehingga tidak berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.

Dirinya menjalaskan, meski tarif PBB tidak diturunkan, pihaknya mengaku mengeluarkan imbauan penundaan pembayaran selama satu tahun. Dengan begitu, pembayaran yang awalnya enam bulan setelah pajak diterbitkan, saat ini diperpanjang hingga akhir tahun.

“Untuk penurunan PBB tidak ada, hanya dilakukan penundaan pembayaran hingga akhir tahun ini,” ucap Choiriyah saat dihubingi Kabar Madura, Kamis (23/4/2020).

Dirinya membeberkan, untuk target penerimaan PBB pada tahun 2020 sebesar Rp6,8 miliar. Target itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp4 miliar. Langkah menaikkan target itu dilakukam, lantaran tingkat kesadaran masyarakat untuk taat bayar pajak sudah meningkat.

Di sisi lain, lahan milik warga sudah banyak yang bersertifikat, sehingga target pendapatan harus menyesuaikan dengan potensi penerimaan.

“Kalau untuk besaran PBB yang harus dikeluarkan oleh setiap warga tidak sama, tergantung lokasi lahan dan bangunan, jadi tidak bisa dirata-rata pajak yang harus dibayar,” terangnya. (sub/pin)

Komentar

News Feed