oleh

BPPKAD Sumenep Akui Kesulitan Melelang Kendaraan Dinas

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Percepatan pelelangan kendaraan tua di Kabupaten Sumenep, cukup sulit terlaksana. Kondisi itu, bisa terpantau dari pelelangan tahun 2020 kemarin yang baru terlelang di tahun 2021. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto, melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset, Imam Hidayat, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya, terdapat 30 unit kendaraan bermotor di tahun 2020 yang akan dilelang tahun ini. Proses lelang membutuhkan waktu yang cukup lama. Rentan waktu yang dibutuhkan dari proses lelang hingga selesai 6 bulan. Bahkan, bisa melampau dari ketentuan tersebut. Sebab, untuk proses lelang tergantung pada barang yang akan dilelang.

“Semoga yang diajukan tahun ini, bisa terlelang semua, agar keberadaan kendaraan tidak terbuang begitu saja,” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, untuk 30 unit kendaraan bermotor yang akan dilelang tersebar di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Seperti, di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) dan OPD lainnya.

“Saat ini, masih proses penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” tuturnya.

Diakui, jumlah kendaraan yang tidak terlelang masih banyak. Hampir mencapai 90 hingga 100 kendaraan pelat merah. Disinggung mengenai harga lelang, jika mengacu pada tahun sebelumnya harga bisa mencapai Rp300-400 ribu per unit. Sedangkan untuk kendaraan roda 4 (R4) mencapai Rp3-35 juta per unit.

“Kendaraan pelat merah itupun masih dipilah-pilah. Terkadang diterima atau tidak diterima. Tergantung kualitas kendaraannya,” jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, pelelangan aset daerah memang perlu disegerakan. Sebab, jika tidak dilakukan akan mubazir. Dinas terkait harus menjemput bola untuk mengoptimalkan pelelangan. “Jika hanya 30 yang akan dilelang, maka masih ada puluhan kendaraan yang dibiarkan,” tandasnya. (imd/ito)

Komentar

News Feed