oleh

BPS Siapkan Sensus Online, Ini Kata Bupati Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Badan Pusat Statistik (BPS) mempersiapkan sensus penduduk online yang akan digelar pada 15 Februari 2020 mendatang sampai tanggal 31 Maret 2020. BPS memiliki waktu 1,5 bulan untuk menyensus 50.000 penduduk Bangkalan.
Hal tersebut disampaikan oleh kepala BPS Bangkalan Widarto Adi Diswanto. Ia menyatakan, seblum melakukan sensus ke setiap wilayah di Kabupaten Bangkalan, pihaknya akan mengampanyekan kepada seluruh masyarakat Bangkalan.
“Kami akan mencoba mempublis melalui radio dan mobil keliling serta pemasangan spanduk,” ujarnya, Kamis (13/02/2020).
Widarto kembali menambahkan, kegiatan sensus penduduk online yang akan digelar pada tanggal 15 Februari mendatang sudah dipersiapkan dengan matang. Pihaknya telah menggelar rakor kecamatan (rakorcam) serta melibatkan semua kepala desa agar proses sensus penduduk di Kabupaten Bangkalan bisa terlaksanakan dengan ideal.
“Bagi yang tidak bisa mengikuti sensus penduduk online maka akan didata,” ungkapnya.
Ia kembali menambahkan, pihaknya beserta petugas lapangan akan turun langsung untuk mewawancarai penduduk yang tidak bisa melakukan sensus dengan cara online. Maka akan dilakukan dengan cara manual namun waktunya berbeda.
“Petugas yang akan mendata yang manual pada bulan Juli karena ketika melakukan sensus tidak boleh ada satu orangpun yang tertinggal ,” terangnya
Widarto menambahkan, dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, pihaknya menurunkan anggota sekita 1.600 anggota untuk mendapatkan data kependudukan.
Selain itu, Bupati Bangkalan R Latif Amin Imron berharap ke seluruh OPD yang berkaitan langsung seperti Dispenduk agar betul betul memanfaatkan sensus ini karena sensus ini diadakan dalam waktu 10 tahun sekali.
“Ketika bos sudah menyerahkan data ke pusat namun kita ada komplain maka akan susah untuk mendata kkembali,” terang bupati Bangkalan
Bupati Bangkalan berharap agar proses pendataan bisa berlangsung tertib dan untuk mengawal dengan tertib agar tidak ada kesalahan dalam memasukan data, karena program sensus ini sangat penting untuk dikawal betul agar jumlah penduduk yang belum terdata bisa diketahui .
“Agar semua masyarakat Bangkalan masuk dalam data kependudukan,” terangnya. (km50/pai)

Komentar

News Feed