oleh

BPWS Siapkan Bantuan Modal Wirausahawan Pemula

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) memfasilitasi pembekalan pengusaha pemula. Kegiatan itu diikuti oleh 25 pelaku usaha. Para pelaku usaha tersebut akan dibantuan modal sebesar Rp12 juta. Pemberian bantuan tersebut diberikan agar usaha mikro kecil menengah (UMKM) terus berinovasi, sehingga usahanya berkembang.

Sekretaris Badan Pelaksana BPWS Sidik Wiyoto mengatakan, karena sifatnya pemula, BPWS memberikan fasilitas tersebut sebagai bekal pembelajaran bagi pelaku usaha untuk wirausahanya. Fasilitasi pelaku usaha itu agar bisa membuat laporan keuangan dan rencana bisnisnya ke depan.

“Dari hasil fasilitasi ini kami hanya akan memberikan 5 atau 6 pelaku usaha untuk diberikan bantuan wirausaha sebesar Rp10 hingga Rp12 juta,” katanya, Senin (14/9/2020).

Salah satu syarat untuk bisa mendapatkan bantuan tersebut, harus memiliki sertifikat yang diberikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan bersama Kementerian Koperasi. Tentunya sertifikat ini didapat dari kegiatan fasilitasi tersebut selama 2 hari ke depan. Penerima sertifikat tersebut akan dinilai terlebih dahulu oleh dinas yang menaungi UMKM.

“Tapi usaha-usaha ini ke depan akan terlaksana terus. Alhamdulillah program ini akan diberikan hingga ke Sumenep,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Muhni menuturkan, di tengah persaingan pasar global yang semakin ketat, mengharuskan semua pihak untuk terus meningkatkan daya saing pada usaha kecil.

Sehingga, juga dituntut untuk terus membangun profesionalisme untuk mengoptimalkan potensi yang ada, sekaligus memenangkan persaingan di tengah keadaan yang semakin modern.

“Para pelaku UMKM ini ndak jalan bagaimana, karena ini merupakan garda terdepan,” tuturnya.

Dia juga mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi serta berkreasi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produk unggulan, yang muara akhirnya, dapat meningkatkan daya saing dan kapasitas produksi UMKM di daerah.

Karena ketangguhan dalam hal kualitas, kuantitas dan kontinuitas dalam menghasilkan produk, merupakan kekuatan bagi pelaku usaha untuk dapat mengoptimalkan kreativitasnya.

Untuk itu, dia mengimbau agar seluruh peserta mengikuti dengan seksama. Sehingga, nantinya mampu memberikan manfaat dan edukasi bagi para pelaku usahan untuk mengembangkan UMKM-nya.

“Semua agar mendorong sektor wirausaha dan UMKM untuk berdaya saing dan lebih maju,” pungkasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed