oleh

Broker Kebal Sanksi, Langsung Melenggang Usai Mainkan Harga Ayam

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Anjloknya harga ayam pedaging di tingkat peternak beberapa waktu lalu, sempat disimpulkan sebagai ulah broker. Kesimpulan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, broker sebagai perusak harga ayam pedaging.

Kepala Disperindag Pamekasan Ahmad Sjaifuddin mengungkapkan, broker yang telah membuat peternak ayam pedaging di tingkat peternak anjlok beberapa waktu yang lalu tidak lain yaitu pedagang daging ayam di pasaran.

Menurutnya, pedagang daging ayam di pasaran selama ini selalu mencari suplai stok ayam pedaging dengan harga yang relatif lebih murah meski harus membeli ke peternak di kabupaten lain. Sehingga, stok ayam pedaging di Pamekasan sendiri melimpah dan terisolasi.

Tindakan broker inilah yang membuat harga ayam pedaging menjadi anjlok. Namun, kendati diketahui penyebabnya, Ahmad mengaku pihaknya tidak bisa memberikan sanksi, karena tidak dapat dipastikan tindakan broker melanggar aturan.

Bahkan menurutnya, tindakan semacam itu dianggapnya wajar dan lumrah terjadi dalam dunia bisnis dan telah menjadi kebiasaan dalam hukum ekonomi. Sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak kecuali berupaya sebisa mungkin menstabilkan kembali harga.

Sementara itu, salah seorang pemilik rumah makan di Jalan Nyalabu, Mohammad Hodli mengkonfirmasi bahwa selama ini harga daging ayam di pasaran relatif stabil tanpa adanya perubahan harga yang drastis.

Menurutnya, kejadian semacam ini tentu disebabkan oleh keengganan pedagang daging ayam untuk membeli ayam ternak lokal dan memilih membeli ke daerah lain yang relatif lebih terjangkau.

Itulah sebabnya, Kepala Bidang (Kabid) Pembibitan Pakan dan Produksi Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pamekasan Indah Kurnia berpendapat, untuk menstabilkan kembali harga ayam pedaging, jalan terbaiknya adalah dengan mengharuskan pedagang membeli ayam ternak lokal. (ali/waw)

Komentar

News Feed