Bukan Sekedar Soal Menang, Presiden Klub Madura United Beri Mandat Khusus untuk RD

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HENDRA WCP) MADURA UNITED: Usai melakoni laga pertama kemarin lusa,  para pemain tim bernama alias Laskar Sape Kerrab  kembali menjalani rangkaian latihan ringan di Lapangan Situ Manunggal Bandung.

KABARMADURA.ID – Kemenangan Madura United atas PS Sleman pada laga pembuka grup C Piala Menpora, diakui Manajer Madura United, Rahmad Darmawan, bukan berarti sudah sempurna. Diakuinya, kemenangan memang boleh disyukuri.

“Tetapi, perjalanan masih panjang. Di Babak penyisihan masih terdapat tiga pertandingan lagi,” ucap pria yang kerap disapa RD itu, sambil menekankan agar menyudahi euforia atas kemenangan di laga perdana.

Bacaan Lainnya

Madura United masih menyisakan pertandingan melawan Persebaya, Persik Kediri dan Persela Lamongan. Meski saat ini sudah mengantongi tiga poin, untuk lolos ke babak berikutnya, di babak penyisihan, Madura United setidaknya harus finish sebagai juara grup atau runner up grup.

RD juga mendapatkan mandat dari Presiden Klub Madura United, Achsanul Qosasi, bukan semata-mata merebut kemenangan demi kemenangan. Namun, pria dengan sapaan AQ itu juga menekankan agar para pemain muda di skuad Madura United mendapatkan kesempatan bermain untuk  meningkatkan jam tanding dan menguatkan mental.

“Ada sembilan pemain muda hasil promosi dari Madura United Academy dan juga rekrutan baru dari akademi tim lain. Kami sudah melihat langsung Kevy (Syahertian) dan Ronaldo (Joybera) mendapatkan kesempatan bermain secara baik,” ucap AQ.

“Semua pemain muda harus sebisa mungkin harus mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengalaman mereka dan tentunya kesiapan mereka menghadapi Kompetisi Liga 1 nantinya. Itu saya tekankan pada manajer,” tegas AQ.

9 pemain muda itu antara lain Kevy Syahertian, Ronaldo Joybera, Fawaid Ansory (kiper), Make Aldo Maulidino (striker),  Erik Gamis Sanjaya (fullback), Maulana Romadhon (gelandang). Mereka berasal dari Madura serta jebolan Madura United Football Academy (MUFA), sama dengan Kevy.

Kemudian Fadillah Nur Rahman (fullback), Samuel Christianson Simanjuntak (fullback), Kadek Raditya Maheswara (bek) dan M Rizki KA (kiper). Khusus untuk Kadek, sudah reguler bermain di musim 2019.

Menyiasati hal itu, RD memang menunggu kesempatan yang tepat untuk selalu memberikan kesempatan pada pemainnya. Diakuinya, jam bermain para pemain muda, bukan pada ukuran bermain sejak menit awal atau sebagai pemain pengganti.

Namun, tegas RD adalah menjaga mental dan psikologi pemainnya agar tidak mengalami demam panggung dan mengalami tekanan psikologis usai pertandingan.

“Kami selalu pantau di latihan. Kami melihat perkembangan pemain muda sangat baik dalam latihan. Ketiadaan suporter di lapangan sebenarnya menjadi keuntungan bagi pemain muda karena tidak berhadapan dengan tekanan suporter, tetapi mereka sadar bahwa permainan mereka dilihat jutaan orang,” ulas pria yang pernah berkarir sebagai anggota TNI tersebut.

Madura United usai meraih kemenangan pada laga perdana saat melawan PS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 23 Maret 2021, akan tampil melawan Persebaya Surabaya pada 28 Maret. (KM61/bri/waw)

: “Ada 9 pemain muda di Madura United. Dua sudah mendapatkan kesempatan bermain. Klub, tentunya berharap ramuan dan sajian Manajer Rahmad Darmawan bisa membawa rasa percaya diri tujuh pemain lainnya untuk bermain baik sebagaimana Kevy dan Ronaldo,” AQ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *