Bukan Pelesiran, Tiba di Malaysia, Madura United Langsung Geber Latihan

  • Whatsapp
KM/SYAHID MUJTAHIDY

Kabarmadura.id-Lawatan Madura United FC ke Malaysia bukanlah untuk pelesiran. Skuad Madura United memiliki serangkaian agenda untuk mematangkan tim melalui tiga pertandingan uji coba.

Bukan sebatas pertandingan uji coba semata, rangkaian tour tersebut sejatinya untuk menguji soliditas dan ketangguhan tim dalam menghadapi berbagai situasi dalam pelaksanaan Liga 1 mendatang.

“Jarak tempuh perjalanan kami hari ini sekitar 2 jam saja.  Situasi saat kompetisi  Liga 1 nanti, jarak tempuh perjalanan beragam dan bahkan lebih panjang. Tour ke Malaysia ini kan bagian dari persiapan untuk liga 1 bukan untuk berlibur,” ungkap Rahmad Darmawan,  manajer coach Madura United FC.

Ya, para pemain tadi malam langsung menjalani serangkaian agenda latihan yang telah dipersiapkan tim pelatih.  Para pemain hanya memiliki waktu rehat sekitar 3 jam usai masuk hotel penginapan selama di Malaysia. Selanjutnya, mereka harus bergeser ke Stadion Perbadangan Pasir Gudang  untuk menjalani latihan.

“Baru besok (hari ini, red) kita memiliki kesempatan untuk  mencoba lapangan pertandingan. Kami maksimalkan malam ini untuk latihan,”  imbuh  RD, sapaan akrabnya  Rahmad Darmawan.

Terhadap situasi agenda tim yang padat, Slamet Nurcahyo, salah satu pemain yang ikut serta dalam rombongan tour Madura United ke Malaysia mengungkapkan, yang dijalani adalah hal yang wajar dalam masa persiapan.

“Hal yang biasa, karena tugas kami sebagai pemain adalah  mempersiapkan  kondisi sebaik mungkin untuk menjalani sebuah pertandingan. Apalagi besok kami akan menjalani pertandingan besar melawan JDT salah satu klub besar di Asia,” ungkap pemain yang akrab dengan nomor punggung 10 di Madura United.

Sesi latihan yang digelar tadi malam memang terlihat sederhana.  Tim pelatih terlihat hanya memberikan porsi latihan untuk menjaga kebugaran dan kondisi fisik pemain.

“Hanya latihan rimgan saja, soaknya tahu sendiri tadi perjalanan cukup panjang, apa lagi mereka sudah sejak pagi yang berangkat dari Madura dan baru istirahat sore di sini dan itu pun sebentar,” ungkap RD.

Guna menjalani latihan di  stadion, rombongan pemain Madura United masih harus melalui perjalanan selama 45 menit dari hotel penginapan. Pertimbangan waktu tempuh dan waktu perjalanan dari Surabaya itulah, diakui RD, menjadikan pihaknya hanya memberikan latihan ringan bagi para pemainnya.

“Sebabrnya saya lihat para pemain memiliki waktu istirahat yang baik. Utamanya saat di pesawat mereka saya lihat beristirahat dengan baik. Itu lumayan hingga kami memilih menjalani latihan,” pungkas RD, pelatih yang mengaku sulit untuk melepas topi itu. (idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *