Bupati Bakal Ganti Pimpinan BUMD Gagal

  • Whatsapp
SLAMET JUNAIDI: Bupati Sampang

Kabarmadura.id/Sampang-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, dalam waktu dekat berencana akan mengganti sejumlah jajaran pimpinan Bandan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya yang bergerak di sektor eksplorasi minyak dan gas bumi (Migas).

Alasannya, sejumlah pimpinan yang ada dinilai gagal dalam memimpin perusahaan, sehingga perlu penyegaran atau diganti dengan pimpinan yang lebih profesional dan bisa membawa perubahan yang lebih baik, baik dari sisi manajemen maupun kontribusi pendapatan ke daerah.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, penyegaran dengan mengganti sejumlah pimpinan atau direktur BUMD sangat perlu dilakukan. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi sejumlah BUMD tersebut  sangat minim bagi kemajuan daerah. Kendati BUMD itu bergerak di bidang usaha migas.

Pihaknya mengaku, selama ini sudah melakukan penilaian secara profesional dan pengkajian atas capaian atau rapor kinerja masing-masing BUMD Sampang. Alhasil, sejumlah pimpinan perusahaan kinerjanya tidak memuaskan.

Maka dari itu, pihaknya akan segera mengambil langkah, yakni mengganti sejumlah pimpinan perusahaan yang dinilai gagal, utamanya perusahaan daerah yang bergerak di sektor migas.

“Tentunya, upaya perombakan SDM pimpinan BUMD ini menjadi solusi yang tepat, bukan lagi alternatif, mengingat sebelumnya sudah dilakukan penyegaran SDM, akan tetapi belum menunjukkan kinerja yang memuaskan, tetap saja kontribusi ke daerah kecil,” ucap H. Slamet Junaidi, Minggu (29/9).

Manta anggota DPR RI itu berjanji, tidak akan gegabah dalam menunjuk atau mempercayakan jabatan pimpinan BUMD tersebut. Pihaknya masih akan menggelar rapat khusus, guna menentukan kriteria yang ideal untuk mengelola BMUD yang bergerak di sektor usaha migas Itu.

Harapannya, langkah yang diambil itu, benar-benar mampu dan sukses dalam memperbaiki kondisi BUMD serta bisa meningkatkan kontribusi.

“Terkait siapa saja yang akan mengisi jabatan direksi BUMD ini, kami tidak akan gegabah, masih akan melihat orang-orang yang memang profesional dan berpengalaman. Sehingga BUMD kedepannya lebih baik,” terang politisi Partai Nasdem itu.

Sayang, pria yang akrab disapa Haji Idi itu, enggan membeberkan terkait penyebab kegagalan sejumlah pimpinan dalam pengelolaan BUMD di kota Bahari. Pihaknya berharap, rencana upaya penyegaran pimpinan BUMD tersebut, akan membawa kebaikan, utamanya di sektor Migas dan bisa meningkatkan pendapatan serta kontribusi terhadap daerah.

“Kami hanya ingin memperbaiki kondisi BUMD ini, utamanya dari sisi kinerja, makanya kami upayakan perombakan SDM karena langkah perombakan ini, adalah cara utama untuk perbaikan kondisi perusahaan saat ini, sehingga perusahaan sehat dan mampu berkontribusi maksimal,” tegas Haji Idi. (sub/pin).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *