oleh

Bupati Bangkalan Janji Tolak Pasokan Beras Impor

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Stok beras hasil musim panen pertama diprediksikan surplus hingga November 2021 mendatang. Sehingga hal tersebut menjadi acuan ketahanan pangan di Kabupaten Bangkalan. Berdasarkan hasil panen yang surplus, Bupati Bangkalan berjanji tidak akan melakukan impor beras.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertapahorbun), luas panen di Bangkalan 18.107 hektare. Sedangkan hasil produksi beras per 1 Januari – 25 Maret 2021 mencapai 92.443 ton.

Kepala Dispertapahorbun Bangkalan Puguh Santoso menyampaikan, jika diasumsikan jumlah populasi sebanyak 1.060.377 jiwa, maka dalam satu bulan penduduk Bangkalan menghabiskan 8.072 ton beras. Jadi kata dia, selama triwulan pertama ini menghabiskan 24.216 ton.

“Hasil panen padi saat ini masih terselamatkan, Sehingga stok pangan berupa beras masih stabil,” katanya.

Menurut penghitungan Dispertahorbun, stok beras di Kota Dzikir dan Shalawat masih mengalami surplus sebanyak 68.227 ton, secara total setara bisa dikonsumsi selama 8,5 bulan ke depan atau November 2021.

“Kita kan mulai panen sejak Maret, jadi hitungannya sampai November nanti pangan kita masih aman,” ulasnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron menyampaikan, kebijakan rencana impor beras juga untuk memenuhi kebutuhan di daerah lain. Sementara di Bangkalan dipastikan tidak kekurangan stok bahan pangan.

“Beras lokal kita masih cukup, jadi kami tidak akan menerima pasokan beras,” paparnya.

Disampaikan Ra Latif (panggilan akrabnya), petani muda di Kota Dzikir dan Shalawat sudah mulai banyak yang bermunculan. Tentunya, dengan jiwa muda mereka, kata dia akan menghasilkan panen padi lebih banyak lagi.

“Seperti di Karang Gayam, Blega banyak petani dari pemuda desa,” pungkasnya. (km59/mam)

Ketahanan Pangan di Kabupaten Bangkalan

-Luas panen di Bangkalan 18.107 hektare.

– Hasil produksi beras per 1 Januari – 25 Maret 2021 mencapai 92.443 ton.

-Jumlah populasi sebanyak 1.060.377 jiwa,

-Dalam satu bulan penduduk Bangkalan menghabiskan 8.072 ton beras. Jadi selama triwulan pertama diprediksikan menghabiskan 24.216 ton.

-Bupati Bangkalan, beras lokal kita masih cukup, jadi kami tidak akan menerima pasokan beras.

Komentar

News Feed