oleh

Bupati Bangkalan Rela Tinggalkan Rapat dengan Legislator Demi Melayat Warganya

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Meninggalnya salah seorang penambang lantaran tertimpa reruntuhan tambang batu kapur di Arosbaya, Senin (15/3/2021) sore, langsung memantik empati Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron. Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan tersebut melayat ke rumah korban di Desa Buduran, Arosbaya, Selasa (16/3/2021).

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron rela meninggalkan acara ramah tamah dengan legislatif Bangkalan usai acara rapat paripurna. Sebagai pimpinan di Kabupaten Bangkalan, dia merasa kepeduliannya terhadap masyarakat harus lebih dipentingkan daripada sekedar ramah tamah.

“Saya berharap keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dengan memasrahkan apa yang terjadi kepada Allah SWT,” ujarnya.

Pria dengan sapaan Ra Latif ini juga menyampaikan rasa belasungkawa terhadap keluarga korban yang ditinggalkan. Pihak keluarga juga diharapkan untuk bersabar menghadapi musibah tersebut.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ucap Ra Latif untuk membesarkan hati keluarga korban yang ditinggalkan.

Selain melayat ke keluarga korban, dia bersama Forkopimda juga memberikan santunan. Santunan tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarga korban. Diketahui, korban meninggal akibat terkena reruntuhan bukit kapur bernama Badrum (70).

“Mudah-mudahan santunan yang tidak seberapa ini bisa sedikit meringankan beban keluarga Badrun,” harapnya usai memberikan santunan.

Dia atas nama pribadi dan Pemkab Bangkalan menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan disaat cuaca ekstrim seperti sekarang ini. Selain itu, Ra Latif berpesan jangan memaksakan diri bekerja jika cuaca tidak memungkinkan.

“Pesan saya mari kita bersama-sama lebih meningkatkan lagi kehati-hatian kita, apalagi cuaca sekarang yang masih ekstrim,” pungkas Ra Latif. (ina/waw)

Komentar

News Feed