Bupati Bangkalan Salurkan 120 Ton Beras untuk Masyarakat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) PEDULI: Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron menyalurkan bantuan sosial (bansos) terhadap warga terdampak pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terhadap kesejahteraan masyarakat mulai direalisasikan. Demi mengurangi beban ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19, pemkab memberikan bantuan sosial (bansos) berupa beras. Sedikitnya, 120 ton beras bulog disiapkan untuk diberikan kepada masyarakat.

Beras tersebut, merupakan bantuan bagi warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Sebanyak 17 truk beras akan direalisasikan kepada masyarakat di 18 kecamatan. Masing-masing, masyarakat menerima 10 kg bantuan beras. Hal ini diungkapkan Bupati Bangkalan  Abdul Latif Imron, Rabu (28/7/2021).

“Bantuan ini, kami salurkan berupa beras 10 Kg kepada penerima. Termasuk kepada masyarakat yang masuk dalam program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST). Beras ini membeli dari petani lokal Madura, kemudian disalurkan secara gratis pula kepada warga untuk meringankan kebutuhannya dimasa pandemi,” ujarnya katanya usai memberikan bantuan di Pendopo.

Menurutnya, semua masyarakat yang terdampak akan diberikan bantuan. Bahkan, bansos tersebut akan direalisasikan selama satu bulan kedepan, yakni dari tanggal 28 Juli hingga 4 Agustus 2021,” ucapnya..

Pihaknya berharap, bantuan beras bagi warga terdampak PPKM darurat bisa berguna dan mampu meringankan beban ekonomi di era yang serba terbatas. Bahkan, selalu mengingatkan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan (prokes). “Semoga bantuan ini bermanfaat dan mampu mengurangi beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” harap pria yang akarb disapa Ra Latif.

Sementara itu, Pimpinan Bulog Cabang Madura Suseno menjamin cadangan saat ini mampu mengcover bantuan yang ada di Madura, khususnya Bangkalan. “Untuk kebutuhan stok kami patikan cukup, saat ini stok di gudang kami sebesar 2.700 ton. Bisa sampai dua bulan lebih ke depan, dua bulan setengah lah untuk menjamin pangan masyarakat,” responnya.

Menurutnya, khusus se-Madura sudah menyediakan sekitar 74.800 ton beras. Sedangkan, untuk stok beras tersebut, diperoleh dari hasil pengadaan gabah lokal. Yakni, gabah diambil langsung dari mitra petani dengan kualitas bagus dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). “Saat ini kualitas yang kami berikan untuk bansos kualitas medium,” jelasnya.

Sekedar diketahui, acara  penyaluran beras dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati Mohni, Sekda Bangkalan Taufan Zairinsjyah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio Suharta dan Kepala Gudang Bulog Suseno serta pejabat terkait lainnya.  (ina/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *