oleh

Bupati Pamekasan : Ada Santri di Balik Ketangguhan NKRI

Kabarmadura.id/Pamekasan-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, membuktikan keberpihakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk mendukung pengembangan pendidikan pesantren. Itu dibutktikan dengan optimalisasi program beasiswa santri yang diproyeksikan mulai diterapkan tahun ini.

Selain melakukan perencanaan yang matang, pemkab juga membedah program beasiswa santri tersebut melalui training of trainer (TOT). Kegiatan dengan tema “peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis pesantren melalui beasiswa santri” itu, Bupati Baddrut Tamam menjelaskan secara detail tentang peran santri dan NKRI, (16/2).

Menurutnya, pesantren, para ulama dan santri berjuang demi NKRI. Setelah itu, lahir orang miskin yang harus dibela oleh para santri. Sehingga muncullah beasiswa santri. Atas dasar itu, lanjut dia, guru ngaji dan pesantren harus diperjuangkan.

“Saya masih berkeyakinan dari buku-buku yang saya baca, tidak mungkin ada Indonesia tanpa perjuangan pesantren, ulama dan ormas. Jadi misalkan perjuangan pemkab dibandingkan dengan perjuangan para ulama dan pesantren masih kecil yang terus menginginkan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Lebih lanjut Baddrut menjelaskan, setiap pelaksanaan kegiatan santri sebagian pematerinya harus dari Polda, TNI, Pangdam , dan Rengkarnas. Hal itu bertujuan, agar para santri masa depan merupakan santri yang tangguh.

“Tentunya berfikir tentang pengabdian, santri yang komitmen terhadap masyarakat, bangsa dan keislamannya, serta pengabdian yang kuat, dan santri yang berdaya saing,” paparnya.

Pihaknya berharap, para santri mampu menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan berakhlak mulia. Serta memegang teguh kebangsaan dan Islam. Sehingga mampu membawa negara Indelonesia lebih maju dan sejahtera.

“Mudah-mudahan ke depan ada presiden yang lahir dari Kabupaten Pamekasan. Dan mudah-mudahan merupakan putra putri yang lahir dari kita semua,” harapnya. (ito/pin)

Komentar

News Feed