oleh

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam: Masjid adalah Pencetak Karakter

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Peduli terhadap perkembangan yayasan pondok pesantren dan masjid, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyalurkan dana hibah kepada ratusan masjid dan pondok pesantren di Pamekasan melalui naskah perjanjian hibah daerah (NPHD).

Secara simbolis, naskah penyerahan hibah daerah ditandatangani oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan perwakilan pengelola pondok pesantren dan masjid.

Menurut Baddrut, pondok pesantren dan masjid di Pamekasan dan bahkan di Madura secara umum, memiliki histori yang amat berjasa terhadap perkembangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Pamekasan.

Karena menurutnya, masjid dan pesantren telah sejak dulu menjadi rujukan masyarakat Pamekasan dan bahkan Madura untuk mencetak karakter dan pengetahuan anak. Bahkan baginya, saat ini pondok pesantren telah menjadi rujukan favorit bagi masyarakat untuk menitipkan anaknya.

“Pemerintah di Kabupaten Pamekasan bahkan negara harus menghaurkan terima kasih kepada para alim ulama dan guru ngaji yang telah mendampingi umat,” ujarnya.

Karena itulah, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, tidak belebihan jika masjid-masjid di Pamekasan dan seluruh pondok pesantren di Pamekasan mendapatkan dana hibah agar masjid dan pondok pesantren semakin berkembang.

Bahkan menurutnya, para guru ngaji yang bersusah payah mendidik anak-anak di masjid-masjid juga perlu diperhatikan. Karena baginya, guru ngaji merupakan orang paling berjasa dalam proses pertumbuhan anak.

Baddrut mengatakan, pihaknya memiliki mempi dan harapan besar terhadap perkembangan pondok pesantren dan masjid di Kabupaten Pamekasan. Karena produk pesantren dan masjid yang kemudian disebut sebagai santri memiliki potensi yang kompleks untuk menjadi indikator kemajuan bangsa.

“Masyarakat santri itu ikhlas dan selalu siap berada di posisi manapun. Mereka memiliki potensi yang kompleks,” pungkasnya. (ali/waw/*)

 

Komentar

News Feed