Bupati Pamekasan Jamin Naker Terakomadi BPJS

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Zubaidi) SINERGITAS: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, menerima silaturahmi dari Badan Pelayanan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Madura, kemarin.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, menerima silaturahmi dari Badan Pelayanan Jasa Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Madura di pringgitan dalam Pendopo Agung Ronggosukowati, Senin (29/3/2021).

Silaturahmi ini, sebagai bentuk sinergitas BPJS Ketenagakerjaan wilayah Madura dengan Pemkab Pamekasan untuk menyelaraskan dengan program prioritas bupati t dalam bidang kesehatan dan ketenagakerjaan.

Bacaan Lainnya

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengatakan, memang perlu adanya diskusi bersama agar semua masyarakat bisa mengetahui tentang pentingnya jaminan kesehatan bagi masyarakat serta seluruh keluarga.

Menurutnya, para pekerja di sektor industri kecil menengah (IKM) juga perlu mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah tentang jaminan kesehatan kerja. Seluruh tenaga kerja diberbagai sektor bisa terakomodasi dalam jaringan kesehatan.

Namun, juga perlu memastikan sektor IKM tidak terbebani dengan kewajiban untuk memberikan jaminan kesehatan. Lebih lanjut politikus PKB ini menegaskan, regulasi dengan prioritas pertumbuhan ekonomi pengusaha IKM di daerah harus berjalan selaras.

“Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang banyak pegawai yang diberhentikan. Ditambah lagi, saat ini pemerintah pusat baru saja mengesahkan undang-undang omnibus law,” tegasnya.

Sehingga pemerintahan juga perlu membuat regulasi, agar seluruh pegawai honorer segera mendapatkan jaminan kesehatan.  “Terimakasih, setelah ini kami akan melakukan musyawarah dengan seluruh jajaran pemerintahan untuk membahas tentang program tersebut,” tukas bupati yang akrab disapa mas Tamam.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madura Diah Suwasti Kusumawardani mengatakan jaminan perlindungan kepada tenaga pekerja harus lebih optimal. Menurutnya, terdapat empat program prioritas di BPJS Ketenagakerjaan.

Yakni, jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan   pensiun. Serta, sesuai undang-undang cipta kerja ada jaminan para pekerja yang kehilangan pekerjaannya karena di PHK. “Jadi ini manfaatnya juga luar biasa untuk para pekerja. Karena, Negara hadir untuk mereka agar tidak timbul masyarakat baru khususnya di Pamekasan ini,” responnya. (km60/ito/*)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *