Bupati Pamekasan ke Presiden hanya Minta Investasi dan Kampus Negeri

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BANGUN GENERASI: Bupati Pamekasan saat memberikan arahan pada sosialisasi Polinema Pamekasan di Hotel Berlian, Rabu (5/5/2021).

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Politeknik Negeri Malang (Polinema) melakukan sosialisasi di Hotel Berlian Pamekasan, Rabu (5/5/21). Sosialisasi tersebut dalam rangka pendirian kampus Polinema Pamekasan tersebut, disambut baik oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sangat mendukung ikhtiar pendirian kampus politeknik di Bumi Gerbang Salam. Bahkan, dia mengungkapkan, saat dirinya ditanya oleh Presiden Joko Widodo, mengaku hanya menginginkan dua hal, yaitu universitas negeri dan investasi.

Bacaan Lainnya

Sebab bagi bupati dengan sapaan Mas Tamam ini, dua hal itu merupakan kunci kemajuan. Kampus negeri mendorong kemajuan sumber daya manusia (SDM), sementara investasi mendorong kemajuan ekonomi. Dengan SDM yang unggul dan ekonomi yang maju, maka akan banyak masalah yang mampu teratasi.

“Infrastruktur yang maju itu konsekuensi dari investasi. Kalau saya hanya minta jalan, investasi tidak dapat. Kalau saya minta dua-duanya, semua dapat,” tukasnya.

Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini juga mengaku siap menyediakan lahan untuk pembangunan kampus Polinema di Pamekasan. Sebab baginya, pendirian kampus politeknik sangat sesuai dengan visi dan misinya di bidang pendidikan. Bahkan, Pemkab Pamekasan sudah menyediakan anggaran tidak kurang dari Rp60 miliar untuk beasiswa.

Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan banyak pihak dalam rangka program beasiswa. Mulai dari beasiswa santri hingga beasiswa untuk fakultas kedokteran dan akademi militer dan kepolisian. Semuanya dimaksudkan agar mampu membangun SDM yang unggul di masa yang akan datang.

Tidak hanya itu, politisi PKB ini juga menilai, pendidikan harus berjalan beriringan dengan peluang lapangan kerja. Karena itu, pihaknya mengaku siap memfasilitasi para generasi muda lulusan Polinema Pamekasan dengan peluang lapangan kerja di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Menurutnya, di era 4.0 yang akan memasuki pada era 5.0 dibutuhkan generasi muda yang memiliki kepercayaan, serta memiliki kompetensi atau kualitas SDM yang mumpuni serta ditambah dengan inovasi serta kreativitas. Sebab menurutnya, percepatan perubahan memerlukan kreasi dan inovasi dari para generasi.

“Kami siapkan lahan dan road map. Karena kami harus tahu, apa yang ditargetkan dan apa yang harus dikerjakan dulu,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Polinema Awan Setiawan mengatakan, Polinema di Pamekasan akan membuka tiga jurusan, yaitu: manajemen informatika, teknologi otomotif elektronik dan akuntansi manajemen. Semuanya terdiri dari jenjang D3 dan D4 atau sarjana terapan.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru akan dibuka pada 10 Mei tahun ini. Sementara tahun ajaran baru akan dimulai pada Agustus mendatang.

Dalam memandirikan Polinema menjadi perguruan tinggi negeri di Pamekasan, memerlukan kesiapan Pemkab Pamekasan itu sendiri. Kendati begitu, dia menyebut Pemkab Pamekasan telah menyiapkan lahan seluas 4,3 hektar untuk pembangunan kampus politeknik negeri di Pamekasan.

“Kami berharap ada suplai ataupun komitmen dari Pemkab Pamekasan untuk gedung-gedung segera dibangun serta mahasiswanya,” ungkapnya. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *