Bupati Pamekasan: Kesolidan PGRI Menentukan Generasi Masa Depan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) SOLID: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengingikan seluruh energy bisa bersatu padu untuk memajukan pendidikan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Bupati Pamekasan menginginkan segenap pengurus dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGR) agar menyiapkan generasi masa depan melalui instrumen berkualitas. Utamanya memberikan teladan dan spirit dalam mengasah berbagai potensi  setiap anak didik.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meyambut silaturrahim  Pengurus PGRI yang baru dilantik bulan Desember lalu, didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Akhmad Zaini, di ruang Pringgitan  Dalam Mandhepah Agung Ronggosukowati Pamekasan.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, sinergitas  membangun soliditas dalam merangsang berkembangnya ilmu pengetahuan di kabupaten berjuluk  Gerbang Salam ini. Perlu ditingkat dengan sangat intens, mulai dari jajaran organisasi profesi keguruan, atau pun  dari unsur pemerintahan, sehingga selaras dengan berbagai program prioritas di bidang pendidikan.

“Solid di bidang pendidikan menjadi teladan generasi bangsa, jadi peran bapak dan ibu sangat menentukan generasi masa depan,” paparnya. Rabu (20/1/2021).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menginginkan pengelolaan di bidang pendidikan bisa ditangani oleh orang yang semangat berinovasi dan bisa mendorong semangat belajar, tanpa putus asa.

“Mari kita kerahkan daya dan upaya untuk mencari terobosan biar inovatif dan kreatif, sehingga akhirnya kabupaten yang lain bisa belajar konsep pendidikan ke Pamekasan,” ulasnya.

Ia berkomitmen  bisa menjadikan pendidikan Pamekasan sebagai percontohan dari setiap lini, sebab pada hakikatnya, kemajuan suatu daerah bisa dicapai jika sumber daya manusia di dalamnya terdidik, serta mampu menyumbang  ide dan gagasan agar semakin maju dan berkembang di setiap bidangnya.

“Mudah-mudahan bisa membangun sudut pandang yang sama mengenai perwajahan manajemen pendidikan kita, saya sering menyampaikan bahwa jangan main-main dengan pendidikan, siapa yang main-main dengan pendidikan, maka generasi masa depan akan menanggung akibatnya,” tukasnya. (rul/km58)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *