Bupati Pamekasan Latih Wirausahawan Taktik Mudah Beradaptasi dengan Bisnis Digital

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) DISTIMULASI: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ingin pelaku usaha di Pamekasan bisa berdaya saing dalam bisnis digital.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyeriusi pentingnya bisnis secara digital. Dia ingin warganya mulai melek teknologi dalam berwirausaha. Tidak sekedar berwacana, melalui program digital entrepreneurship academy (DEA), 150 warga Pamekasn digembleng untuk jadi wirausahawan berbasis digital.

Demi mewujudkan wirausahawan dengan pola pikir inovatif, bupati dengan sapaan Mas Tamam ini tidak segan mengawal terus program yang sedang getol direalisasikan itu. Karena baginya, warga Pamekasan harus mampu menciptakan peluang wirausaha digital.

Bacaan Lainnya

Salah satu kepeduliannya itu dengan membuka langsung pelatihan digital entrepreneurship academy (DEA) pada Selasa (21/9/2021). Kegiatan itu bekerja sama dengan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Surabaya.

Pelatihan yang dilaksanakan 21 hingga 22 September 2021 tersebut, dibuka secara daring di Pringgitan Dalam Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan. Sedangkan pesertanya mengikutinya secara daring di setiap kelas yang telah dibagi sebelumnya. Masing-masing ruangan berisi 25 peserta.

Terdapat enam kelas yang disediakan Pemkab Pamekasan. Lokasinya berbeda-beda. Pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan (protkes) Covid-19 secara ketat.

Lokasi kelas itu terpusat di kompleks Pendopo Ronggosukowati. Antara lain tiga kelas di Wahana Bina Praja di Jalan Kabupaten No 107 Pamekasan, satu kelas di ruang Rato Ebhu PKK dan ruang Dharma Wanita.

Pelatihan digitalisasi usaha ini, tegas Mas Tamam, agar ada peningkatan perekonomian berbasis digital di Pamekasan. Sehingga pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi terkini.

Pelatihan usaha go online itu mengusung tema “Memulai Berwirausaha Secara Digital” dan “Mengelola Keuangan, Akses Permodalan dan Digital Marketing Untuk Usaha Anda”.

Pelatihan digital itu, diyakini pria dengan sapaan Mas Tamam ini, sejalan dengan program prioritasnya, yakni program wirausaha baru (WUB). Program tersebut melatih masyarakat berwirausaha sesuai dengan bidang usaha yang akan digeluti, diberikan bantuan alat, bantuan modal dengan bunga nol persen dan fasilitasi pemasaran, baik online maupun offline.

“Baru yang online ketemu dengan bu Eka (kepala BPSDMP Surabaya), hari ini yang online kami laksanakan pelatihan,”ujarnya.

Selain itu, Pemkab Pamekasan akan memfasilitasi pemasaran secara offline terhadap produk yang dihasilkan UMKM, tepatnya di Warung Milik Rakyat (Wamira Mart) yang akan dilaunching pada tahun ini.

“Baru yang offline dari toko, namanya, Wamira Mart, akan diisi dari produk UMKM yang sudah dilatih,”ulasnya.

Bupati muda itu memproyeksikan pada tahun 2022 akan lebih banyak memberi pelatihan wirausaha digital, sebab dianggap mampu menjadikan produk UMKM lebih berdaya saing. Menurutnya, pelatihan itu bisa berjalan berkat inisiasi dari Pemkab Pamekasan dan dikerjasamakan dengan Kementerian Kominfo RI.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *