Bupati Pamekasan: Mimpi Partisipasi Publik di Tengah Tekanan Buzzer

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) HEBAT: Bupati Pamekasan bersama redaksi Kabar Madura berbincang mengenai partisipasi publik pada silaturahim di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Kamis (11/2/2020).

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN–Bupati Pamekasan Baddrut Tamamingin kemajuan Pamekasan sangat dipengaruhi tingginyapartisipasi masyarakat.

Alasannya, angka partisipasi publik di Pamekasan masih terbilang rendah. Sementara menururtnya, suatu daerah akan bisa maju, jika masyarakatnya mampu berpartisipasi dalam memajukan daerahnya.

Bacaan Lainnya

“Atmosfer semacam itu di Pamekasan masih rendah, dan ini menjadi tugas kita bersama,” ucapnya dalam momentum silaturahmi bersama redaksi Kabar Maduradi Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, Kamis (11/2/2020).

Menurutnya, keinginan untuk maju dibanding dengan daerah lain belum sepenuhnya terbangun di dalam jiwa masyarakat Pamekasan. Hal itu, karena rendahnya harmoni antara masyarakat dalam membangun.

Untuk mewujudkan daerah yang maju, lanjut Baddrut, selain perlu pemimipn yang bekomitmen dan bersih, sertaa kualitas kinerja aparatur daerahnya, paritispasi masyarakat menjadi hal yang paling penting.

Kesadaran bahwa Kabupaten Pamekasan adalah sebuah rumah besar yang bersama-sama dirawat oleh seluruh masyarakat Pamekasan tanpa tekecuali masih minim. Bahkan, masih banyak ditemukan intrik dalam membangun Kabupaten Pamekasan.

Dia mengajak Kabar Madura untuk bersama-sama membangun partisipasi publik melalui sektor media. Bahwa, menghadirkan informasi yang akuntabel dan inspiratif, justru yang akan  membuat media massa mencapat kepercayaan masyarakat.

Salah satu tugas yang hingga saat ini masih perlu penyelesaian, yaitu mengenai penyebaran berita bohong dan fitnah. Keberadaan Kabar Madura diharapakan dapat menjadi perisai berita bohong yang dapat menghambat kemajuan Kabupaten Pamekasan.

“Suatu kesadaran bahwa ini rumah besar kita yang harus selalu kita jaga. Yang begitu harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Sedangkan kehadrian KMAvis, salah satu media digital baru pengembagan Kabar Madura, juga dinilai akan mewarnai dunia informasi, khususnya di Madura. Bahkan dia berharap, KMavis terus berkembang dan medandaptkan rating tinggi dari publik.Agar segala informasi yang disampaikannya dapat dikonsumsi oleh masyarakat Pamekasan.

Sebab menurutnya, situasi minimnya partisipasi publik di Kabupaten Pamekasan, semakin diperburuk dengan massifnya buzzer yang sejatinya juga memiliki kewajiban dalam membangunan dan menjaga citra baik Pamekasan.

“Kalau di daerah lain, orang tidak bayar pajak itu malu. Kalau di sini bagaimana,” tutupnya. (ali/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *