oleh

Bupati Pamekasan Ngunduh Mantu Masyarakat Isbat Nikah

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar acara Bupati Pamekasan Badrut Tamam ngunduh mantu khusus bagi masyarakat yang melakukan isbat nikah, di Mandhepah Agung Ronghosukowato, Senin (2/11).

Seluruh  mempelai pria yang berkisar seratus orang lebih itu, berjalan dari depan Kantor  Bupati Pamekasan menuju Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Kemudian disambut  langsung oleh bupati dan diserahkan oleh wakil pimpinan DPRD setempat di dampingi kabag Kesra Setkab Pamekasan.

Kegiatan tersebut diawali dari laporan ketua panitia kegiatan dari bagianKesra Setkab  Pamekasan, kemudian dilanjutkan sambutan seserahan dari wakil pimpinan DPRD dan dilanjutkan dengan sambutan penerimaan bupati Pamekasan.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menghaturkan puji syukur yang setinggi-tingginya. Sebab pemkab mampu memfasilitasi resepsi isbat nikah massal, dan berharap para peserta mendapat pertolongan dari Allah.

“Karena pertolongan dari Allah mudah-mudahan kita semua beserta keluarga masing-masing semakin bahagia,” paparnya.

Bupati muda itu, berharap nikah massal semakin tahun semakin sedikit dengan demikian sebagai indikator bahwa kesadaran masyarakat terhadap hukum semakin meningkat. Sehingga hal itu bisa berdampak pada proses pembangunan Kabupaten Gerbang Salam.

“Karena dengan semakin sedikit tingkat kesadaran hukum di Kabupaten Pamekasan semakin baik,” tuturnya.

Ditengah sambutannya, dikayakan bahwa ada empat kunci kebahagiaan dalam berumah tangga. Pertama, cinta kasih dan kasih sayang, yang kedua, saling melindungi diantara satu dengan yang lainnya, antara kepala rumah tangga dan ibu rumah tangga. Sebab berpondasikan kasih sayang.

Ketiga adalah bersyukur terhadap apapun yang telah diraih.Dengan bersyukur terhadap Tuhan yang maha kuasa. Yang keempat adalah menjalani kehidupan dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

“Saya berkeyakinan, bertemunya antara kita semua sebagai satu keluarga tentu ada perbedaan. Karena perbedaan sebagai rahma, sebagai sunnatulllah.Kita harus menerima segala perbedaan dan bersyukur atas segala kenikmatan,” pungkasnya.  (rul/ito/waw/adv)

 

Komentar

News Feed