oleh

Bupati Pamekasan, Persiapkan Beasiswa Untuk Generasi Muda Berprestasi di Tahun 2021

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terhadap generasi mudah patut diacungi jempol. Kondisi ini dibuktikan dengan rencana pemberian beasiswa terhadap generasi muda cerdas dan berprestasi tahun 2021. Tidak tanggung-tanggung, biaya pendidikan yang masih dalam wacana itu sepenuhnya akan menjadi beban pemerintah.

Generasi muda dan berprestasi akan mendapatkan biaya pendidikan hingga perguruan tinggi. Hal itu sebagai tindak lanjut dari program beasiswa santri yang sudah terealisasi tahun ini. Tujuannya, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM), agar mampu berdaya saing hingga mengharumkan nama baik menuju kabupaten maju di Indonesia.

“Untuk progress dari rencana tersebut sudah berada pada tataran kerjasama dengan berbagai kampus yang berada di Jawa Timur (Jatim), agar suksesi dari rencana itu bisa terlaksana dengan baik di tahun 2021. Kami sedang mengkaji. Insyaallah Desember-Januari 2021 ini, saya dengan pak wabup dan teman-teman aparatur, akan keliling ke beberapa universitas di jatim, termasuk ke Jakarta,” ujar, Bupati Badrut Tamam, Minggu (8/11/2020).

Menurutnya, untuk mendapatkan beasiswa tersebut harus generasi muda yang memang memiliki bakat dan prestasi cemerlang. Pihaknya akan menyeleksi siswa dan siswa yang masuk kategori layak dengan berbagai persyaratan yang harus dilengkapi. Hal itu sebagai langkah untuk memberikan alternatif pendidikan  di berbagai universitas atau sekolah kedinasan yang sudah terjalin kerjasama.

“Siapa yang memiliki kecerdasan, siapa yang memiliki kemampuan, akan kami tarik, kami latih khusus, untuk bisa lulus di angkatan polisi (Akpol), di Tentara Negara Indonesia (TNI), maupun lulus di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) atau lulus di sekolah kedinasan yang lain,” jelasnya. .

Lebih lanjut, politisi dari Partai Persatuan Bangsa (PKB) ini kembali menegaskan, tujuan utama dari program tersebut yakni agar tercipta lulusan dari kampus bisa memunculkan satu kecamatan, satu dokter maupun lainnya. Sehingga, pelayanan di berbagai bidang  menjadi syarat majunya suatu daerah bisa tercukupi.

“Kenapa kami memilih cara begini, persaingan masa depan adalah persaingan SDM, karenanya tugas pemerintahan memfasilitasi dan mendukung serta membiayai pendidikan anak-anak yang mau berprestasi” pungkasnya. (rul/ito)

Komentar

News Feed