Bupati Pamekasan Presentasikan Gagasan Desa Tematik di Jepang

  • Whatsapp
(Km; ist) KOMITMEN: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam terus berkomitmen untuk terus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program desa tematik.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Gagasan tentang desa tematik yang menjadi salah perioritas pembangunan di bidang pemberdayaan perekonomian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, rupaya menarik perhatian Nagoya University di Negara China. Program itu akan dibedah secara ilmiah pada Maret 2020.  Jika dinilai sebagai antitesa dari one village one product, maka Pemkab akan mendapatkan penghargaan.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengungkapkan, konsep pembangunan desa tematik akan diuji di Nagoya University China. Pihaknya diminta untuk memperesesntasikan program, itu secara ilmiah dalam forum akademis yang akan disandingkan dengan konsep one village one product, yang digunakan oleh salah satu gubernur di Negara China sebagai salah satu cara untuk merekayasa peningkatan lajur ekonomi saat mengalami krisis.

“Saya tidak memilih one village one product, tetapi saya memilih desa tematik. Desa tematik itu, desa yang tumbuh dan dibangun sesuai dengan potensi ekonomi,” paparnya, Minggu (26/1/2020).

Lebih lanjut Baddrut Tamam menjelaskan, ikhtiar dalam memberikan sentuhan baru untuk menjadikan perekonomian di desa semakin maju dan berkembang, akan terus diupayakan, sehingga potensi yang ada di setiap desa bisa tereksplorasi secara merata.

Dijelaskan olehnya, desa tematik adalah program pemberdayaan ekonomi masyarakat mulai dari bawah. Melalui konsep itu, pihaknya berkeinginan untuk menggerakkan desa memilki tema dan program unggulan dengan perencanaan yang matang. Program tersebut akan mulai digarap pada tahun 2020 ini.

“Semoga konsep ini bisa menjadi penyeimbang konsep one village one product,” tuturnya. (rul/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *