oleh

Bupati Pamekasan Rencanakan Mandhapa Jadi Arena Edukasi

Kabarmadura.id/Pamekasan-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan meproyeksikan Mandhapa Agung Ronggosukowati sebagai pendopo edukasi. Rencana tersebut akan direalisasikan pada pertengahan bulan tahun 2020.

Salah satu tujuannya, melalui tempat tersebut,diyakini mampu  memberikan informasi tehadap kepemimpinan dari masakemasa.

Sebagaimana diungkapkan, Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Senin (2/12), selain sebagai sarana informasi, juga sebagai wujud dari pemerintah agar semakin dekat dengan masyarakat.

“Insyaallah pada pertengahan tahun 2020 MandhapaKabupaten Pamekasan akan menjadi MandhapaEdukasi,” ujarnya.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Jawa Timur (Jatim) ini menegaskan, dengan dijadikannya sebagai MandhapaEdukasi, secara tidak langsung memperkenalkan nilai kebudayaan yang melekat selama bertahun-tahun sebagai tempat tinggal bupati.

“Apalagi Mandhapa ini salah satu lokasi yang ditempati pimpinan tertinggi di daerah dari masa ke masa. Ada tidak yang hapal disini, bupati tahun sekian siapa, apa saja prestasinya, ada tidak yang hapal,” tegasnya.

Dengan demikian, dia berharap, rencana menjadikan sebagai lokasi edukasi kepada masyarakat, khususnya para kaum milenial mampu berjalan dengan lancar dan tidak pernah lupa dengan budaya yang ada. Sehinga bisa melesatarikan kearifan lokal di daerah.

“Mudah-mudahan pertengahan 2020 rencana ini berjalan lamcar tanpa kendala,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Imam Hosairi menuturkan, rencana yang akan digagas oleh bupat sangat bagus. Dengan demikian, diyakini akan menghilangkan stigma yang berkembang akhir-akhir ini, bahwa Mandhapa adalah tempat yang istimewa.

“Selama ini kan memang tidak ada masyarakat masuk dan duduk santai di Mandhapa. Karena mereka berkeyakinan, tempat itu hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk. Jadi dengan dijadikannya sebagai tempat edukasi maka nantinya akan lebih dekat dengan masyarakat,” responnya. (rul/ito/waw/adv)

 

Komentar

News Feed