Bupati Pamekasan Tegaskan Digitalisasi Pembelajaran Harus Selaras dengan Etika 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF )  MENYONGSONG GENERASI MASA DEPAN: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menginginkan agar pembelajaran digital harus selaras dengan etika.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menegaskan, inovasi pembelajaran digital harus selaras dengan perkembangan etika siswa. Sebab menurutnya, pencapaian tertinggi dari sistem pembelajaran salah satu indikatornya yaitu padunya kecerdasan intelektual dan etika kesopanan.

Bupati yang kerap disapa Mas Tamam itu menyampaikan, realisasi transfer of knowledge di masa kini berbeda dengan sebelumnya. Teknologi menjadi bagian terpenting dalam mendorong kecerdasan intelektual siswa. Sebab, keterpaduan metode pembelajaran secara efektif tidak harus mengabaikan model pembelajaran terdahulu yang masih relevan. 

“Jika atmosfer pendidikannya menggunakan metode teknologi yang kurang membahagiakan, maka kemungkinan generasi masa depan Indonesia tidak sebahagia yang diharapkan,” paparnya, Senin (12/10/2021) saat menjadi pembicara pada zoom meeting  dengan tema ‘Membentuk SDM Guru yang Memiliki Keterampilan dan Mampu Beradaptasi dalam Penguasaan Media Digital untuk Pembelajaran’, bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, dalam menyiapkan generasi Indonesia masa depan perlu dilakukan berbagai langkah, di antaranya penggunaan teknologi informasi dalam mengembangkan keilmuan siswa dan adanya literasi digital dengan penerapan model-model terbarukan, dan harus menciptakan atmosfer yang memberikan semangat belajar berkelanjutkan. 

“Model digitalisasi ini jangan sampai menghilangkan atmosfer pedagogik” urainya pada saat memaparkan materi dalam acara yang diadakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Selain itu, orang nomor satu di Pamekasan itu mengutarakan, pendidikan masa kini harus mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan dengan inovasi di semua sektor.

“Dalam konteks ini, Pemkab membuat program prioritas di bidang pendidikan. Seperti mendorong beberapa guru agar semakin berprestasi, mendorong beberapa siswa agar mendapatkan atmosfer pendidikan yang bagus. Sehingga, tidak heran jika ada siswa-siswai kami yang menang kompetisi di tingkat regional, nasional, dan internasional,” pungkas mantan anggota DPRD Jatim itu. 

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *