oleh

Bupati Pamekasan Warning Masyarakat Tidak Percaya Calo CPNS

Kabarmadura.id/Pamekasan-Resmi dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 di Kabupaten Pamekasan, harus menjadi perhatian masyarakat. Utamanya, bagi warga yang ingin mengikuti seleksi sebagai abdi negara.

Pasalnya, kerap kali terjadi penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab, dengan iming-iming akan meloloskan peserta dalam seleksi CPNS 2019. Atas dasar itulah, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Ahmadi, mewarning seluruh masyarakat agar tidak mempercayai tawaran apapun mengenai rekrutmen CPNS tahun ini.

Menurutnya seleksi dilakukan secara profesional dengan menggunakan teknologi. Seperti tes soal yang dilakukan menggunakan komputer. Sehingga, sangat minim kecurangan, apalagi adanya oknum yang mengaku mampu meloloskan salah satu peserta tes.

“Dengan dibukanya pendaftaran seleksi CPNS tahun ini, kami sarankan agar warga Pamekasan tidak percaya terhadap calo yang menanggung kelulusan tes seleksi CPNS. Awas penipuan, karena hal ini sering terjadi,” saranya, Selasa (12/11)

Politisi dari Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) ini menegaskan, jika bertemu dengan calo yang menawarkan jasa untuk meloloskan seleksi CPNS, pihaknya meminta masyarakat untuk segera melaporkan terhadap pihak berwenang, yakni kepolisian.

“Segera hubungi aparat, agar tidak menjadi korban penipuan CPNS. Maka dari itu, kami sarankan agar masyarakat tidak terlalu percaya dengan penawaran jasa oknum. Karena seleksi CPNS ini murni dilakukan oleh negara,” harapnya.

Bupati Pamekasan Badrut Tamam, juga menghimbau agar masyarakat tidak percaya calo dalam proses seleksi penerimaan CPNS 2019. Pihaknya juga menegaskan, bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat membantu dan menjamin kelulusan pelamar dalam proses seleksi CPNS 2019.

“Rekrutmen CPNS ini dilakukan secara terbuka, semua orang punya kesempatan yang sama. Jadi jangan sampai termakan rayuan calo yang mengatasnamakan pegawai pemerintah dan menjanjikan bisa masuk menjadi ASN,” tegasnya.

Baddrut menuturkan, proses seleksi CPNS 2019 menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dapat mengantisipasi kecurangan. Bahkan peserta juga dapat langsung mengetahui hasil tes pasca ujian selesai.

“Jadi kami tegaskan, seleksi CPNS ini bersih dan bebas biaya,” tegasnya.

Sekedar diketahui, berdasar Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 620 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan PNS di lingkungan Pemkab Pamekasan, tercatat sebanyak 450 formasi yang akan dibuka dalam rekrutmen CPNS tahun ini.

Jumlah tersebut terdiri dari tiga formasi berbeda, yakni sebanyak 269 formasi untuk tenaga pendidikan, sebanyak 61 formasi untuk tenaga kesehatan, serta sebanyak 120 formasi untuk tenaga teknis.

Dalam proses rekrutmen, terdapat delapan tahapan seleksi CPNS 2019 yang akan dilaksanakan hingga April 2020 mendatang. Mulai dari pengumuman dan pendaftaran dibuka pada bulan ini, dilanjutkan tahapan seleksi administrasi yang akan digelar Desember 2019.

Selain itu, masa sanggah dimulai pada Januari 2020, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Februari 2020, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada Maret 2020, serta integrasi nilai SKD-SKB dan Pengumuman Pelulusan pada April 2020 mendatang. (ito/pin)

 

 

Komentar

News Feed