oleh

Bupati: Perangkat Daerah yang Tak Penuhi Kinerja, Silakan Out

Legislatif Sebut OPD Tidak Serius Realisasikan Program

KM/MIFTAHUL ARIFIN-TUAI KRITIK: Ketua Komisi III DPRD Pamekasan, Hosnan Ahmadi menuding OPD tak serius realisasikan program pembangunan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali menuai kritikan. Hal itu tidak lepas dari banyaknya program pembangunan yang gagal terealisasi pada tahun anggaran 2018. Legislator menilai, jika selama ini OPD tidak serius dalam merealisasikan program.

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Ahmadi mengatakan, setiap akhir tahun anggaran, masih banyak ditemukan program yang tidak terlaksana. Sehingga banyak program yang tidak segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Padahal menurut Hosnan, pada awal pembahasan APBD, setiap OPD berlomba-lomba untuk mengajukan program dengan nilai anggaran yang besar. Namun, pada realisasinya, malah banyak program yang tidak dilaksanakan dalam tahun anggaran yang sama.

“Kalau tidak mampu merealisasikan kenapa mengajukan program banyak-banyak dengan anggaran yang tidak sedikit,” katanya Minggu (24/3).

Hosnan mencontohkan, pada tahun anggaran 2018 lalu, ada sebanyak 28 paket program yang tidak dilaksanakan pada tahun anggaran yang sama. Mirisnya, program-program tersebut berada di dinas teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hosnan meminta seluruh OPD yang masih memiliki tanggungan program yang belum terealisasi pada TA berlangsung, untuk segera melakukan tahapan dan proses realisasi program sejak awal tahun 2019.

“Ini kebiasan buruk yang mencerminkan tidak profesionalnya kinerja OPD di lingkungan Pemkab Pamekasan,” terangnya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta agar seluruh OPD di bawah kepemimpinannya bisa bekerja secara profesional. Setiap program harus direalisasikan sesuai target yang sudah ditentukan. Bahkan pihaknya mengancam setiap kepala OPD yang tidak mencapai target kinerja, akan diganti dari jabatannya sebagai pimpinan OPD.

“Yang tidak sesuai target silahkan out,” tandasnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed