Bupati: PMII Sumenep Harus Intens Kawal Nilai-Nilai Toleransi

  • Whatsapp
(FOTO: PROKOPIM FOR KM) SALAM PERGERAKAN: Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat menghadiri pelantikan dan launching kurikulum kaderisasi PMII

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Bupati Sumenep Achmad Fauzi memberikan pesan penting dalam dunia pergerakan. Hal itu disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep, di Gedung Korpri Sumenep, Minggu (26/9).

Pelantikan sekaligus launching kurikulum kaderisasi dan dikemas dengan diskusi publik yang mengangkat tema ”PMII sebagai Kontrol Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Sumenep”. Kegiatan itu dihadiri oleh berbagai kader PMII. Acara tersebut berlangsung meriah dan berjalan dengan sukses.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang hadir langsung pada kegiatan tersebut menyampaikan sejumlah pesan penting. Di antaranya, PMII merupakan organisasi strategis untuk kemajuan bangsa Indonesia dan sumbangsihnya sudah terbukti.

“PMII yang merupakan ‘anak kandung’ Nahdlatul Ulama (NU), seluruh kader PMII khususnya di Sumenep, harus dan selalu terdepan dalam mengawal perjalanan bangsa, teguh membela NKRI, Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,” papar Fauzi.

Oleh karenanya, para kader PMII sebagai kader NU pula, diminta untuk konsisten dalam menyebarluaskan nilai-nilai toleransi yang belakangan nampak terkikis.

“Jadi sebagaimana NU, PMII harus konsisten menyebarkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, dan beragam,” ungkap magister hukum tersebut.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu kemudian menambahkan, loyalitas utama dalam setiap gerakan kader PMII harus tertanam kuat. Karena sebagai mahasiswa, kader PMII juga harus konsisten menyuarakan kepedulian dan keadilan terhadap sesama, terutama advokasi sosial.

“Untuk itu saya berharap seluruh kader PMII, khususnya di Sumenep, memiliki apa yang disebut kesadaran kritis-transformatif. Karena hal itu merupa

Ditambahkan Fauzi, kader PMII juga harus fokus membangun kemandirian ekonomi. Hal itu menurutnya penting, karena kekuatan ekonomi bisa menjadi modal dalam membangun gerakan.

Kemudian, kader PMII harus hadir di masyarakat dalam keadaan apapun. Karena pemuda dan mahasiswa satu barisan di dunia pergerakan.

Pejabat nomor satu di Sumenep itu menyatakan siap memberikan dukungan kepada PC PMII Sumenep, salah satunya dalam hal kemandirian ekonomi dan membangkitkan ekonomi masyarakat yang beberapa tahun terakhir dilanda Covid-19.

“Kami pemerintah daerah akan terus mendukung dan memfasilitasi para pemuda di Sumenep agar bisa lebih mandiri secara ekonomi dan hadir di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *