oleh

Bupati Sampang Janji Kembangkan Sumber Payung

Kabarmadura.id/SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) setempat berjanji untuk merealisasikan program pengembangan pembangunan pipa transmisi Sumber Payung. Walaupun sudah digelontorkan Rp2,6 miliar, Pemkab Sampang masih harus mendapat izin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Program pengembangan pembangunan pipa transmisi tahun ini akan dilakukan di dua lokasi. Yaitu, di Kecamatan Karang Penang dan di Kecamatan Robatal. Namun itu belum sepenuhnya fix, karena kami masih menunggu dari satker pengembangan SPAM Provinsi Jawa Timur,” kata Bupati Sampang Slamet Junaidi.

Ia juga berjanji akan memaksimalkan pemanfaatan Sumber Payung di Desa Ketapang Timur, Kecamatan Ketapang. Pasalnya sudah hampir lima tahun pipa transmisi yang dibangun menuju Karang Penang tak berfungsi, bahkan cakupan sebaran air tersebut rencananya juga akan diperluas hingga Kecamatan Robatal dan Banyuates.

“Mulai tahun ini pipa transmisi di Kecamatan Robatal dan Karang Penang difungsikan, dan airnya sudah mengalir deras, kalau dimungkinkan hingga Banyuates, maka kami juga lakukan,” tambahnya.

Ia menambahkan, jika pipa transmisinya sudah dibangun dan tekanan aliran air sudah maksimal, pengelolaan akan diserahkan dan dilimpahkan ke perusahaan daerah air minum (PDAM).

Dijelaskannya bahwa pengembangan pipa transmisi di wilayah Robatal dan Karang Penang, Sampang, akan terus dilakukan. Hal tersebut untuk memperluas pendistribusian air bersih ke rumah-rumah warga, bahkan tahun ini dianggarkan lagi Rp2,6 miliar untuk pengembangan pembangunan pipa transmisi.

“Setiap tahun pembangunan pipa transmisi terus dianggarkan. Anggaran dari APBD tahun ini lebih besar dibandingkan sebelumnya, di mana sebelumnya, proyek pembangunan pipa transmisi hanya Rp1,2 miliar. Itu pun diambil dari dana alokasi khusus (DAK),” jelasnya.

Sebelumnya, dalam pemaparan Musyawarah Pembangunan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, Abdus Salam mengatakan, keberadaan mata air Sumber Payung di Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang hingga saat ini belum memberikan manfaat yang cukup maksimal bagi masyarakat di sekitarnya, bahkan rencana Pemkab Sampang (Pemkab) untuk mengembangkan pipa tranmisi dinilai kurang tepat sasaran.

“Hingga kini asas manfaat dari adanya Sumber Payung untuk daerah sekitarnya kurang maksimal, bahkan sejumlah daerah di Kecamatan Ketapang belum sepenuhnya tercakup program air bersih tersebut,”ujarnya.

Pihaknya meminta agar Pemkab Sampang melalui dinas terkait melakukan kajian strategis terlebih dahulu dalam rencana pengembangan yang kini belum direstui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) sehingga langkah Pemkab Sampang tidak gegabah dan tepat sasaran.

Komentar

News Feed