Bupati Sampang Lantik Anggota BPD Kara

  • Whatsapp
MEMULAI AMANAH: Bupati Sampang Slamet Junaidi melantik Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kara.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Bertempat di Balai Desa Kara, Kecamatan Torjun, Sampang, Bupati Sampang Slamet Junaidi mengambil sumpah dan melantik anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kara, Selasa (5/3).

Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut untuk memenuhi ketentuan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, sekaligus memberikan legalitas formal kepada BPD dalam menjalankan tugas, fungsi, hak, kewenangan dan kewajibannya dalam mengemban amanah yang diberikan masyarakat.

“BPD sebagai unsur lembaga pemerintahan desa merupakan penggerak utama bagi terselenggaranya pemerintahan di desa, di samping merupakan wadah untuk melaksanakan demokrasi berdasarkan Pancasila,” kata Bupati Sampang Slamet Junaidi.

Didampingi Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, Slamet Junaidi menegaskan bahwa BPD dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya harus mampu menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

“Kami mengharapkan, BPD yang merupakan mitra pemerintah desa dalam membuat produk hukum desa, mampu melakukan sistem manajemen pemerintah yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan kepada masyarakat, kepada pemerintah, maupun terhadap Tuhan yang maha kuasa,” tambahnya.

Pihaknya juga mengingatkan aparatur desa agar dalam menetapkan peraturan desa harus memerhatikan masukan yang bersumber dari semua elemen yang ada serta lembaga-lembaga sosial lainnya, dimulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pemanfaatan, dan pengawasan serta evaluasi.

“Jadi kami meminta agar BPD yang telah dilantik ini dapat bekerja sama dengan kepala desa dan berbagai pihak dalam menumbuhkembangkan dan memanfaatkan potensi sumber daya yang ada untuk dikelola dan dilestarikan untuk kepentingan masyarakat,” tukasnya.

Pada acara yang dihadiri para pejabat dilingkungan Pemkab Sampang serta pemuka masyarakat, agama, dan kepala desa di wilayah Kecamatan Torjun itu, bupati juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar mewaspadai setiap aktivitas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, ketentraman, dan ketertiban serta hal-hal yang dapat memecah belah nilai-nilai persatuan dari tingkat desa. (awe/waw/km)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *