oleh

Bupati Sampang Nekat Targetkan IPM Jadi 62 Persen

Nekat: Bupati Sampang Berani Menargetkan IPM Meningkat Jadi 62 Persen

Kabarmadura.id/SAMPANG-Kendati bertahun-tahun gagal naik dari posisi terendah di Jawa Timur, Bupati Sampang Slamet Junaidi berkoar menargetkan indeks pembangunan manusia (IPM) Sampang pada tahun 2020 meningkat tajam.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM di Kabupaten Sampang masih di posisi terendah dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur (Pemprov).  Pada tahun 2015, IPM Sampang berada di angka 58.18 persen, tahun 2016 59.09 persen, tahun 2017 59.90 persen.

“Pada tahun 2020 mendatang kami menargertkan IPM mencapai 62,86 persen, maka kami terus mengenjot program prioritas, semisal pemerataan pendidikan, infrastuktur dan sebagainya,” kata Slamet Junaidi.

Untuk mencapai target IPM tersebut, mantan anggota DPRD RI itu mencanangkan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, sarana prasarana dasar masyarakat, peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor pariwisata, agropolitan serta ekonomi kreatif yang didukung oleh iklim investasi yang sehat dan sebagainya.

Menurutnya, rendahnya IPM di Sampang disebabkan  aspek pendidikan masyarakat, karena hingga saat ini, angka buta huruf dan putus sekolah masih tinggi, aspek kesehatan, kemampuan ekonomi rumah tangga dan lain-lain.

“Dalam persentase belanja prioritas pembangunan tahun 2020 mendatang ini, untuk peningkatan pendidikan, kesehatan dan sarana prasara dasar dianggarkan sebesar Rp487.530.488.653, dan untuk peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastuktur dan penangan bencana senilai Rp214.836.211.249,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Angka kemiskinan di tahun 2020 juga ditarget turun menjadi 18,64. Pada tahun 2018 kemarin, warga Kota Bahari yang masih hidup dalam garis kemiskinan tercatat sebanyak 204.820 jiwa atau 21,21 dari total penduduk.

“Jika semua program dan kegiatan yang sudah kami canangkan ini sudah terealiasi dengan baik, kami optimis, terget IPM dan penurun angka kemiskinan ini dapat terwujud, sehingga pembanguan daerah terwujud,” terangnya.

Adapun usulan program dan anggaran pembangunan Kabuaten Sampang tahun 2020 sebanyak 130 program, 501 kegiatan, sedangkan sumber dana, dari anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sampang Rp859.855.905.948, APBD Provinsi Jawa Timur Rp516.448.820.000 dan APBN sebesar Rp1.808.440.000.000. (sub/waw)

Komentar

News Feed