Bupati Sampang Semprot Kades Tidak Tempati Balai Desa

  • Whatsapp
KM/DOK-MIRIS : Mayoritas balai desa tidak difungsikan oleh aparat desa.

Kabarmadura.id/SAMPANG-Bupati Sampang Slamet Junaidi dibuat geram atas kondisi balai desa di sejumlah desa di Kabupaten Sampang. Pasalnya, mayoritas bangunan layanan masyarakat tersebut dibiarkan dan tidak ditempati, bahkan masyarakat yang mebutuhkan layanan, harus dilakukan di rumah kepala desa (kades).

“Masih banyak balai desa di Sampang yang masih mubazir, harusnya ini ditempati,” kata Slamet Junaidi usai menghadiri pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kara, Kecamatan Torjun.

Pihaknya mengintruksikan kepada semua kepala desa untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh negara sebagai pusat layanan terdepan kepada masyarakat kecil. Pasalnya, tidak semua desa memiliki balai desa untuk pusat layanan tersebut. Sehingga pemanfaatan fasilitas tersebut perlu dimaksimalkan.

“Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat di lakukan di rumah kepala desa, melainkan harus dilakukan di balai sebagai kantor pemerintahan desa. Setiap hari jam kerja harus ditempati,” tambahnya.

Bukan tanpa sebab, pasalnya apabila pelayanan dilakukan di rumah kades, maka bisa saja tersendat. Masyarakat susah mendapatkan pelayanan.

“Manfaatkan balai sebagai tempat pelayanan masyarakat desa. Ini harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Tidak ingin dikatakan melakukan pembiaran, pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah anggaran pembangunan rehabilitasi terhadap balai desa yang dinilai sudah tidak layak pakai. Langkah tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi semua kades untuk memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh negara tersebut.

“Saat ini sudah mulai jalan, kemungkinan dalam dua tahun ini semua balai desa akan diperbaiki, kami minta agar ditempati, hidupkan dan kuatkan pemerintahan ini mulai dari desa,” tandasnya. (awe/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *