Bupati Sumenep Imbau Warganya Salat di Rumah untuk Hindari Kerumunan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PENUH HARAP: Bupati Sumenep Achmad Fauzi menegaskan bahwa penerapan salat di rumah masing-masing sangat penting.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Melonjaknya jumlah pasien Covid-19 di Sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menyarankan agar masyarakat salah di rumah. Pihaknya tidak melarang warganya salat di masjid, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berupaya secara perlahan untuk setidaknya mencegah kerumunan.

“Kami sudah sampaikan pada masyarakat, bahwa lebih penting salat di rumah masing-masing demi menghindari kerumunan,” katanya, Selasa (6/7/2021)

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika langsung melarang salat di masjid tanpa mendahulukan etika yang baik, maka masyarakat akan membantah. Sebab, berkaitan dengan salat atau ibadah, merupakan kewajiban. Oleh karena itu, akan perlahan memberi teguran.

“Daripada berkerumun, lebih penting salat di rumah,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diimbau selalu tetap waspada, demi menutup mata rantai penularan Covid-19. Terbukti saat ini banyak masyarakat yang belum mematuhi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dengan alasan belum mendengar informasi. Utamanya para pengelola restoran dan kafe.

“Pemkab Sumenep akan terus mengawal. Serta mencoba turun ke bawah. Jika ada yang buka (restoran dan kafe, red). Maka, langsung dilakukan swab di tempat,” tuturnya.

Bupati Fauzi juga mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep untuk berperan aktif memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ditambahkan, selama masa PPKM mikro darurat, kegiatan masyarakat yang berpotensi mengundang kerumunan ditiadakan sementara.

“Kami berharap, dengan dilaksanakannya PPKM darurat, dalam beberapa hari ke depan kasus Covid-19 dapat ditekan,” pungkas Fauzi. (imd/waw)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *