oleh

Bupati Sumenep Memotivasi Peserta Ujian Paket C

Tinjau Langsung dan Ajak Semua Pihak Mendukung

Kabarmadura.id/SUMENEP-Bupati Sumenep A Busyro Karim memantau langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pendidikan kesetaraan paket C di sejumlah kecamatan di Sumemep. Senin (15/4) merupakan hari terakhir pelaksanaan ujian itu yang dimulai sejak Jumat (12/4).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengapresiasi pelaksanaan ujian UNBK pendidikan kesetaraan Paket C itu. Tidak hanya pelaksananya yang harus diapresiasi, lebih-lebih adalah pesertanya.

“Kami ingin sampaikan terimakasih, khususnya kepada para peserta. Karena dengan kesadarannya bisa ikut ujian paket ini. Karena bagaimanapun juga, semua harus berlomba-lomba untuk mengejar ketertinggalan, termasuk masalah peningkatan sumber daya manusia (SDM),” jelasnya.

Disampaikan orang nomor satu di Bumi Sumekar itu, melihat jumlah masyarakat yang ikut ujian paket C, sangat patutu diapresiasi. Apalagi, jumlahnya cukup banyak. Lembaga pendidikan yang menyelenggaraka ujian paket tercatat mencapai 54 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan total peserta mencapai 1.226.

Maka dengan jumlah peserta yang banyak seperti itu, bisa dilihat bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan ditegaskan Busyro patut diapresiasi, karena walaupun usianya sudah tidak muda lagi, masih tetap ikut ujian paket.

“Dari sisi penyelenggaraan ujian paket C ini juga sangat sukses, baik tingkat kehadiran peserta itu sendiri atau lpun dari sisi kesiapan penyelenggara melaksanakan paket C yang sudah berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Peserta yang usianya sudah tidak muda lagi itu, nampak serius mengikuti ujian. Mereka duduk di depan komputer mengerjakan soal-soal dengan semangat. Hal itu perlu dukungan semua pihak, agar masyarakat tetap termotivasi mengejar pendidikan.

“Itu harus diapresiasi dan didukung oleh semua pihak,” ungkap politisi PKB dan mantan ketua DPRD Sumenep dua periode tersebut.

Bupati yang memerintah di periode kedua itu menilai, keilmuan harus terus ditingkatkan. Maka diharapkan, jangan hanya kektika selesai mengikuti paket C, kemudian berhenti belajar. Sebab prosesnya masih panjang, lantaran belajar atau menuntut ilmu itu harus terus dilakukan sepanjang masa.

Bahkan kalau perlu, kendati sudah tidak muda lagi, umpamanya punya keahlian khusus, harus ditingkatkan dan terus diasah. Sebab saat ini, ungkap Busyro, bahwa sekarang ini persaingan ketat sangat. Bahkan seleksi sosial di tatanan masyarakat juga terjadi.

Ditambahkan, dari sisi personal, seseorang itu memiliki keilmuan yang mumpini untuk menggapai cita-cita. Kemudian ditopang oleh keahlian, sehingga ada nilai plus sebagai penopang guna mrngejar impian.

“Kemudian dari sisi administrasi, sekarang sudah banyak tuntutan untuk kerja. Karena memang melamar apa saja, sekarang ini sudah membutuhkan ijasah. Baik di dunia pemerintahan, perusahaan dan lain alsebagainya butuh ijasah,” pungkasnya. (ong/waw)

Komentar

News Feed