Bupati Sumenep Tekankan ASN Ambil Makna dari Kirab Pataka Jatim

Uncategorized13 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Usai menyambut bendera Pataka Provinsi Jawa Timur “Jer Basuki Mawa Beya” pada Minggu (9/10/2022), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali melepas bendera itu ke Kabupaten Bangkalan, Senin (10/10/2022).

 

Pelepasan bendera pataka Jer Basuki Mawa Beya tersebut, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur dengan upacara dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Sumenep. Hari jadi Jawa Timur yang ke-77 ini mengusung tema Optimis Jatim Bangkit.

 

Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi yang menjadi pembina upacara didampingi Wakil Bupati Sumemep Nyai Dewi Khalifah menyampaikan, kirab itu tidak hanya membawa bendera Pataka Provinsi Jawa Timur saja, tetapi juga bendera Pataka Satuan Polisi Pamong Praja Wibawa, Pataka Perlindungan Masyarakat (Linmas) serta Pataka Satuan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

 

Yang diterima oleh Tim Kabupaten Sumenep merupakan simbol antarkota atau kabupaten selalu bersinergi dalam mewujudkan pembangunan.

Baca Juga :  Senapati Nusantara: Sumenep Eksportir Keris Terbesar Indonesia

 

Upacara pelepasan bendera Pataka Provinsi Jawa Timur “Jer Basuki Mawa Beya” dilepas dari kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep yang disaksikan oleh ratusan aparatur sipil negara (ASN) di Kota Keris ini.

 

“Sinergi dan kolaborasi dan kerja sama adalah kunci untuk membangun Jawa Timur, maka kami meminta ini bukan sekadar acara seremonial saja tapi ada makna di dalamnya,” ungkap Ra Fauzi, Senin (10/10/2022).

 

Sekedar diketahui, bendera Pataka Jer Basuki Mawa Beya antara lain, Pataka Kesatuan Satpol PP, Linmas serta Kesatuan Pemadam Kebakaran. Pada Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur, bendera pataka dikirab secara estafet di 38 kabupaten/kota seluruh Jatim dengan jarak tempuh mencapai 2.000 kilometer.

 

Bendera pataka itu dikirab sejak 16 September hingga 11 Oktober 2022, dan berakhir di Gedung Negara Grahadi Surabaya, sekaligus upacara peringatan HUT Jatim pada 12 Oktober 2022.

Baca Juga :  Dokter Dibolehkan Resepkan Obat Sirop dengan Takaran Tertentu

 

“Ini akan diantar ke Bangkalan terlebih dahulu, nanti langsung ke titik terakhir,” imbuhnya.

 

Ra Fauzi juga berharap agar seluruh ASN mempunyai tanggung jawab sendiri dalam melaksanakan tugas membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur, Sumenep khususnya.

 

“Tetap selalu komitmen menyelesaikan target-target yang ditentukan, bekerja di bawah naungan regulasi yang ada,” pungkasnya.

 

Reporter: Moh Razin

 

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *