oleh

Bursa Transfer Dimajukan, Ini Respon Manajer Madura United

Kabarmadura.id-Manajer Madura United Rahmad Darmawan memberikan penilaian khusus terhadap dimajukannya bursa transfer kompetisi Liga 1 2020. Bahkan, dia memandang, itu langkah yang cerdas.

Diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memajukan bursa transfer dari 21 September-18 Oktober 2020. Langkah tersebut sudah berdasarkan persetujuan FIFA.

Alasan pelatih yang familiar disapa RD itu memberikan pujian tinggi tidak terlepas dari tidak realistiknya saat masih dipaksakan dibuka pada Bulan Desember. Sebab, kompetisi domestik tertinggi Indonesia kali ini hanya 5 bulan, sejak Oktober 2020-Februari 2021.

Pandangan RD, saat dipaksakan justru bakal terlihat aneh. Sebab, tim bakal mengontrak pemain dengan durasi dua bulan.

“Saya rasa majunya bursa transfer atau open window dibuka lebih awal dengan masa kompetisi saat ini sangat pendek, apabila tetap di Bulan Desember, praktis pemain hanya punya kontrak dua bulan. Jadi, sangat tidak realistik,” ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (24/9/2020).

Di samping itu, mantan Pelatih Persija Jakarta ini juga menuturkan, dimajukannya bursa transfer bakal membantu semua tim yang bakal bersiap menatap kompetisi di tengah wabah Covid-19.

Ditambah lagi, banyak kontestan Liga 1 2020 yang gagal renegosiasi kontrak dengan pemainnya seiring dari regulasi terbaru klub bisa renegosiasi kontrak 50:50.

Lebih lanjut, arsitek yang pernah membesut Tim Nasional (Timnas) Indonesia ini berpendapat, saat dipaksakan menggunakan skuad seadanya, prestisius dari Liga 1 2020 bakal berkurang.

“Banyak sekali klub yang gagal renegosiasi kontrak atau alasan lain baik kesehatan atau yang lain. Maka, ini bisa dimanfaatkan semua klub. Serta, pandangan kompetisi ini juga bakal tetap menarik dengan pemain baru yang datang,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed