oleh

Bus AKAP Jurusan Jakarta Sepi Penumpang akibat “Diserbu” Travel Gelap

Kabarmadura.id/SUMENEP-Banyaknya travel liar membuat peruusahaan otobus (PO) PT. Pahala Kencana mengeluh. Sebab, hingga saat ini penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) itu menurutn drastis. Bahkan, bus trayek Madura-Jakarta itu rara-rata hanya mengangkut 15 penumpang per harinya. Sehingga membuat rugi perusaahaan.

Bidang Pemasaran Penumpang Bus PO Pahala Kencana Cabang Sumenep Budiyono mengatakan, travel gelap atau yang tidak berizin itu semakin banyak yang beroperasi. Mereka dapat mengangkut penumpang di mana pun, sementara bus yang berizin harus ngetem di terminal, sehingga tidak dapat penumpang.

“Mereka bisa menjemput sampai ke Pelabuhan Dungkek, Kalianget, tanpa adanya keterangan kesehatan. Mereka liar tanpa adanya aturan yang jelas,” katanya, Minggu (26/7/2020).

Dia berharap segera ada penindakan terhadap travel gelap yang berkeliaran. Sebab, pendapatan bersih yang dihasilkan saat ini hanya Rp7,5 juta per hari, sedangkan pendapatan normalnya bisa mencapai Rp10,3 juta per hari, dengan tarif menuju Jakarta sekitar Rp500 ribu.

Selain itu, travel gelap yang tanpa pengawasan pemerintah di masa Covid-19 ini, kata Budiyono dipastikan beroperasi tidak berdasarkan protokol Covid-19. Jika memicu bertambahnya kasus terinfeksi Covid-19, menurutnya masyarakat dan pemerintah juga ikut dirugikan.

“Perusahan juga akan ikut rugi. Segera tindak tegas travel gelap itu,” papar dia.

“Kalau penumpang sedikit kami sangat susah mas,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Area Wiraraja Sumenep Handoko Imam Hanafi, banyak travel gelap yang tidak berizin tetap beroperasi. Namun, saat ini belum dapat diminimalisir. Harapannya, pihak keamanan juga proaktif dalam menjalankan tugasnya.

Menurutnya, semua perusahaan sangat rugi apalagi saat ini masa Covid-19 sepi penumpang, kemudian ditambah travel gelap yang terus berkeliaran. Saat ini Jumlah penumpang 171 jumlah bus AKAP 24, pada dua hari yang lalu 21 bus jumlah penumpang 213 penumpang dan tiga hari yang lalu sebanyak 18 bus dengan penumpang 31 penumpang

“Untuk AKDP 40 bus dengan penumpang 250-an kalau hari normal antara 90 dengan penumpang 8.000 penumpang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jumlah Trayek AKDP sebanyak 11 di antaranya, Sumenep menuju Surabaya, Malang, Jember, Ponorogo, Propolinggo, Banyuwangi, Bondoswoso, Kepanjen, Ambulu, Kalisat dan menuju Muncar.

Sementara jumlah trayek AKAP sebanyak 3 di antaranya Sumenep menuju Jakarta, Bogor, Sumenep dan Tangerang.

“Semua penumpang masih sangat memprihatinkan dengan adanya travel gelap dan Covid-19,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep Agustiono Sulasno mengatakan, terminal sudah beroperasi. Namun, memang penumpang masih belum normal kembali. Harapannya, para penumpang harus mengikuti protokol Kesehatan. Sebab, takut terjadi penularan Covid-19 lagi.

“Disaat wabah Covid-19 ini para penumpang harus berhati-hati dalam menjaga kesehatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti berjanji akan menindak tegas travel yang tidak berizin tersebut. Pihaknya, saat ini sudah menyiapkan personel untuk bergerak. Salah satunya adalah akan memberhentikan travel gelap saat beroperasi di jalan.

“Travel gelap memang sejak lama ada. Tetapi, sulit untuk dideteksi. Saat ini kami akan bergerak agar bus yang berizin dapat beroperasi dan banyak penumpang,” pungkasnya. (imd/waw)

 

AKTIVITAS TERMINAL WIRARAJA SUMENEP

Luas Terminal: 8661 m2

AKDP: 7 PO

Jumlah Bus: 142 unit

 

AKAP: 5 PO

Jumlah Bus: 7 unit

 

NO PO AKAP PO AKDP
1 PT. Gunung Harta PT. Akas NI
2 PT. Madu Kismo PT. Akas IV
3 PT. Haryanto PT. Asri
4 PT. Pahala Kencana PT. Akas Green
5 PT. Ryanta Mitra Karina PT. Akas NR
6   PT. Pelita Mas
7   PT. Perum Damri
JUMLAH BUS 97 unit 142 unit
PENUMPANG 171/hari 250-300/hari

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

AKTIVITAS TERMINAL WIRARAJA SUMENEP

Luas Terminal: 8661 m2

AKDP: 7 PO

Jumlah Bus: 142 unit

AKAP: 5 PO

Jumlah Bus: 7 unit

NO PO AKAP PO AKDP
1 PT. Gunung Harta PT. Akas NI
2 PT. Madu Kismo PT. Akas IV
3 PT. Haryanto PT. Asri
4 PT. Pahala Kencana PT. Akas Green
5 PT. Ryanta Mitra Karina PT. Akas NR
6 PT. Pelita Mas
7 PT. Perum Damri
JUMLAH BUS 97 unit 142 unit
PENUMPANG 171/hari 250-300/hari

 

Komentar

News Feed