oleh

Butuh Kerja Keras dan Kesabaran

Kabarmadura.id-Kiper muda asal Kecamatan Kamal, Bangkalan Fawaid Ansory telah berhasil menjadi pemain profesional, setelah bergabung dengan Madura United yang berkompetisi di Liga 1 2020.

Musim 2019, dia sudah mendapatkan kesempatan untuk berlatih dengan Alberto Goncalves dan kolega. Namun, dia tetap  bermain untuk Madura United U20 saat kompetisi bergulir dengan sejumlah pemain senior yang diperbantukan.

Kala itu, Fawaid telah berkesempatan untuk belajar langsung dari Legenda Tim Nasional Indonesia yang menjadi Pelatih kiper Madura United, yakni Kurnia Sandy.

Baru di musim 2020, Fawaid menjadi penjaga gawang keempat Madura United, setelah palang pintu berkelas seperti M. Ridho Djazulie, Satria Tama Hardianto, dan M. Ridwan.

“Ini pengalaman berharga bagi saya, sebagai orang Madura bisa bermain untuk Madura United. Semua orang yakin ingin bermain di sini. Waktu itu, saya ingat, anak-anak yang dari U20 belum ikut latihan, saya sudah intens latihan dengan tim senior meskipun belum menjadi bagian,” ujarnya kepada Kabar Madura, Senin (29/6/2020) pagi.

Kiper dengan nomor punggung 60 tersebut menceritakan, tidak mudah bisa mendapatkan kesempatan merapat dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab. Dia mengaku, kuncinya, pembuktian yang dilakukan di Madura United U20.

Selain itu, Fawaid yang berasal dari Kabupaten Bangkalan yang menjadi basis dari skuad Madura United berlatih, kerap kali menimba ilmu dari penjaga gawang hebat ataupun pelatih langsung.

“Iya, sering sih. Itu sebatas sharing-sharing, di kondisi tertentu harus merespon seperti apa. Sebab, mereka sudah kenyang dengan pengalaman, yang sudah main di Timnas juga dan di klub-klub lain,” lanjutnya.

Di samping itu, talenta muda kelahiran 13 Desember 1999 tersebut meminta, agar adik-adiknya tetap bersabar dalam berproses, agar bisa mengikuti jejaknya.

“Iya, saran bagi yang lain yang masih di U18 atau U16, kalian sabar saja, nanti kalau sudah membuktikan di situ, pasti juga dilirik,” tutupnya.

Selain Fawaid, tiga pemain lain sudah merapat juga ke Tim Senior, layaknya Moch Kevy Syahertian (winger), Dhimas Bagus Pangestu (gelandang), dan Moh. Syafiir Ridoni (bek). (idy/nam)

Komentar

News Feed