oleh

Cabdindik Pamekasan Pasrahkan UAS ke Sekolah

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacab Dindik) Jawa Timur Pamekasan Slamet Goestiantoko memasrahkan penuh ujian sekolah di masing-masing jenjang pendidikan di bawah pengawasannya. Namun, yang perlu menjadi catatan, ujian  harus diselenggarakan dengan jujur, supaya hasilnya sesuai dengan kemampuan siswa..

Menurutnya, setelah dihapusnya penyelenggaraan ujian nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, ketentuan kelulusan siswa diserahkan sepenuhnya kepada setiap lembaga pendidikan. Sehingga setiap lembaga pendidikan pada jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) mempunyai kewajiban sah meluluskan siswa berdasarkan nilai ujian sekolah.

“Semuanya sudah diserahkan kepada sekolah, baik teknis dan mekanisme pelaksanaannya,” paparnya, Selasa (23/3/2021).

Dijelaskannya, untuk pelaksanaannya sesuai dengan juknis yang telah diberikan, artinya dilaksanakan secara jujur dan adil, sebab kewenangan sekolah menjadi hal paling utama dalam pelaksanaannya, sehingga tidak diperkenankan ada intervensi pihak mana pun mengenai kelulusan siswa.

“Tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun, kita sudah rapatkan juga,

Sehingga perlu dilaksanakan secara jujur, harus lancar, dan harus terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 1 Galis Pamekasan, Abdul Aziz, mengaku ujian akhir sekolah (UAS) sudah dilaksanakan dengan baik, dan dibagi menjadi 3 kali sesi. Hal itu sebagai bentuk kepatuhan sekolah untuk melaksanakan ujian sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19, sehingga pelaksanaan di hari kedua ini sudah bisa dikatakan berjalan sebagaimana mestinya.

“Jadi mereka masuk ke ruang masing-masing, pada setiap ruangan terisi 12 orang, mengingat ketersediaan ruangan sekolah,” pungkasnya. (rul/maf)

 

Komentar

News Feed