oleh

Cabup Fauzi Sangat Menghormati Masa Iddah Nyai Eva

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Calon bupati (cabup) nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep Achmad Fauzi sangat menghormati terhadap kondisi calon wakil bupati (cawabup) Dewi Khalifah.

Pasalnya, janda yang akrab disapa Nyai Eva itu masih menjalani masa iddah hingga usai waktu pencoblosan, Rabu (9/112/2020) nanti. Tak ayal, dia tidak bisa membantu untuk berkampanye secara langsung turun ke masyarakat.

Bahkan, saat debat kandidat yang merupakan panggung kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Fauzi hadir sebagai petarung tunggal.

Bagusnya, pria yang ikut andil membangun Sumenep lima tahun terakhir dari posisi Wakil Bupati Sumenep ini mampu beradu argumen melawan Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Fattah Jasin-M Ali Fikri Warits yang sama-sama hadir ke debat kandidat pertama hingga ketiga.

Apresiasi cabup dengan tagline Sumenep Melayani ini juga mengajak masyarakat umum untuk mencontoh cawabupnya yang tetap taat syariat agama walaupun tengah berkompetisi di pesta demokrasi.

“Saya pribadi, parpol pendukung dan semua timses menghormati, serta mengapresiasi Nyai Eva yang taat terhadap syariat agama. Apalagi, PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) yang memang sangat komitmen urusan nasionalisme dan religius,” tegas Fauzi kepada Kabar Madura, Selasa (1/12/2020).

Selain lapang dada dengan kondisi Nyai Eva, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sumenep ini menjelaskan, bahu-membahu dan kerjasama sudah mulai tergambar dari debat kandidat.

Terutama, saat Fauzi menyampaikan, pertanyaan titipan dari Nyai Eva kepada paslon nomor urut 2 guna mewarnai jalannya pentas adu argumen. Demi Sumenep lebih maju ke depan itu.

Kata Fauzi, itu menjadi indikasi model memimpin Sumenep lima tahun ke depan. Sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Sumenep harus saling membagi ruang dan membantu dalam kondisi genting. Tentunya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Sumenep.

“Memang itu sesuatu pemandangan kekompakan kami. Dari awal kami sudah bekerja sama dengan baik. Insya Allah, jika ditakdirkan, nanti akan tetap bergandengan tangan untuk meneruskan pembangunan Sumenep ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed