Cakades Meninggal, Pilkades Lombang Digagalkan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) BERLANJUT:Desa Lombang Kepulauan Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, gagal melaksanakan pilkades serentak tahun ini.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Jumlah desa yang akan menggelar pemilihan kepala desa serentak (pilkades) dipastikan berkurang. Sebab, dari puluhan desa yang tercatat menggelar pilkades terdapat satu desa yang salah satu calon kepala desa (cakades) meninggal dunia.

Berdasarkan catatan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, dari 86 desa yang akan menggelar pilkades, hanya Desa Lombang, Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, dipastikan tidak bisa melanjutkan menggelar pilkades. Hal itu dikarenakan salah satu calonnya gugur sebelum penetapan.

Kepala DPMD Sumenep M. Ramli menyampaikan, untuk Desa Lombang tidak memungkinkan panitia membuka pendaftaran calon baru, sehingga berdasarkan amanat regulasi maka harus ditunda ke pilkades serentak yang akan datang.

“Kalau cuma satu hari ini sudah tidak memungkinkan mengurus administrasi, jadi tidak bisa mengikuti pilkades serentak tahun ini, gagal berarti, misalnya karena salah satu calon mati, kebetulan hanya dua kandidat,” kata Ramli, Senin (21/6/2021).

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu melanjutkan, selama belum ada pelaksanaan pilkades maka periode itu akan dijabat oleh pejabat sementara (PJ). Sementara terkait kelanjutan pelaksanaan pilkades Desa Lombang, akan kembali dimusyawarahkan dengan sejumlah pihak terkait.

“Aturannya memang seperti itu, maka menunggu tahun atau periode selanjutnya dulu,” imbuhnya.

Sementata itu, Ketua Panitia (PPS) Desa Lombang, Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Slamet Ready membenarkan, salah satu calon yang mendaftar pada pilkades meninggal dunia. Untuk tahapan selanjutnya terkait proses yang akan diambil akan dikoordinasikan dulu dengan tim kabupaten, artinya sementara ini pihaknya belum bisa mengambil tindakan.

“Ya benar salah satu calon gugur, sementara pendaftarnya hanya dua orang,” tukasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *