Cakades Tersandung Kasus Narkoba, DPMD Sumenep Tunggu Putusan Hukum

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Salah satu calon kepala desa (cakades) Desa Sera Tengah, Kecamatan Bluto, Sumenep diciduk oleh polisi, Senin dini hari (20/9/2021). Penangkapan terhadap WR (inisial) atas dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep M Ramli menjelaskan, meski sudah ditetapkan sebagai cakades, jika sudah ada kepastian atas keputusan hukum maka nanti bakal berpengaruh terhadap keabsahannya sebagai cakades.

Bacaan Lainnya

“Kita tunggu keputusan hukum saja dari kepolisian nanti. Kalau hanya ditetapkan sebagai tersangka, calon itu masih tetap sah. Jika sudah kedapatan pidana maka beda persoalannya,” tutur Ramli, Selasa (21/9/2021).

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu melanjutkan, sampai saat ini dua cakades yang mendaftar di Desa Sera Tengah masih ternilai sah. Namun, ketika sudah ada putusan yang inkrah, serta terpilih maka bakal ada konsekuensi, misalnya bisa tidak sah hasil pilkadesnya.

Sekadar diketahui, cakades WR (43) bersama dengan cewek berparas cantik inisial RJ (27), warga Dusun Mundhu, Desa Sera Timur, Kecamatan Bluto.

“Mereka kami grebek di  kamar Resto Apoeng Kheta di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi,” tutur Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Mantan Kapolsek Kota itu menerangkan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa Resto Apoeng Kheta sering dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba.

Melalui informasi yang beredar itu, anggota kepolisian Polres Sumenep melakukan lidik secara intensif kegiatan di tempat tersebut, sampai didapat informasi valid bahwa ada pesta narkoba di tempat itu.

“Saat digrebek dan digeledah ditemukan barang bukti di lantai kamar yang ditempati kedua terlapor ,” jelas Widi.

Dia juga menuturkan, barang bukti yang yang berhasil diamankan berupa 1 poket kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,28 gram, dan seperangkat alat hisap.

“Terlapor mengakui bahwa barang bukti adalah miliknya, sehingga keduanya langsung kami amankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tukasnya.

Atas perbuatannya, tersangka terancam Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *