Canangkan Sistem Data Terintegrasi, Bupati Pamekasan Launching Persada

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) KERJA CEPAT: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melaunching Pamekasan Satu Data (Persada) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (15/12/2020).

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Guna mengintegrasikan data, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyiapkan program Pamekasan Satu Data (Persada). Program itu secara resmi dilaunching oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (15/12/2020).

Bagi Bupati Baddrut, data merupakan modal utama keberhasilan perencanaan pembangunan suatu daerah. Data juga memiliki fungsi yang sangat penting bagi kinerja dan kelancaran kerja, terutama instansi pemerintah.

Bacaan Lainnya

Oleh sebab itu, penyusunan data yang baik sangat dibutuhkan, agar dapat membantu para pimpinan daerah dan perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja dan mengambil keputusan terutama dalam kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, Pamekasan perlu bercermin pada salah satu negara kecil di Eropa Timur, Azerbaijan, yang telah sepuluh tahun yang lalu memiliki sistem kerja yang cepat, terbuka, terintegrasi, efektif dan efisien. Hal itu karena mereka mampu memaksimalkan kemajuan teknologi informasi.

Masalah yang selama ini terjadi, adalah data yang tersebar di setiap perangkat daerah atau di produsen data, sering kali perangkat daerah harus memenuhi permintaan data yang sama dan berulangkali oleh beberapa instansi atau pihak yang berbeda dalam satu periode waktu tertentu.

“Permasalahannya, datayang selisih dan data yang berbeda. Misalnya datapenduduk miskin, pada saat pemberian bansos sering tidak tepat sasaran. Karena itu, data yang tidakakurat agar dapatdiatasi dengan satu data ini,” ujarnya.

Dengan Persada,pihaknya berharap,nantinya data sektoral yang dihasilkanoleh Pemkab Pamekasan selalu up todate, akurat, mutakhir, terintegrasi lengkap, andaldan mudah diakses serta digunakan oleh semua pihakyang membutuhkan

“Karena dengan data yang valid, kita dapatmerencanakan pembangunan dengan baik, seperti datakemiskinan agar nantinya pada saat pemberian bantuan sosial bisa tepat sasaran,” lanjut politikus PKB itu. (ali/waw)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *