Capai 60 Persen, PAD UJi Kir Targetkan 600 juta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) LALIN; Dishub Klaim Bisa Mencapai Pendapatan Asli Daerah dari Uji Kir kendaraan di Kabupaten Pamekasan. 

Kabarmadura.id/Pamekasan– Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan mengklaim retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari Kendaraan Bermotor Wajib Uji (KBWU) Kir sudah mencapai 60 persen dari target RP600 juta.

Data tersebut terhitung dari Januari hingga Agustus 2020. Kekurangan capaian target berkisar Rp240 juta. Capaian tersebut, tidak terlepas dari diwajibkannya kendaraan melakukan uji kir. Hal ini diungkapkan, Kadishub Pamekasan Ajib Abdullah, Rabu (02/09/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya pencapaian target 60 persen dari total target PAD, sudah berbanding lurus dengan keberadaan kendaraan bermotor di daerah yang berjuluk gerbang salam.  “Tapi kalau  saya melihat dari grafik, tidak ada pengaruh dari Covid-19, untuk targetnya sekitar 600 juta,” ungkapnya.

Sedangkan target PAD tahun ini lebih meningkat dari tahun 2019 lalu, dengan total perolehan Rp450 juta. Salah satu faktor kenaikan target PAD, bertambahnya kendaraan setiap tahunnya yang dipakai oleh masyarakat. “Faktornya bisa kendaraan bertambah, bisa sosialisasi yang berhasil,”ulasnya.

Untuk diketahui tarif pengujian kendaraam bermotor itu berdasarkan peraturan daerah (perda) Nomor 13 Tahun 2012. Dengan rincian, pendaftaran pengujian, pertama kali senilai Rp8000 dan pendaftaran pengujian berkala senilai Rp5000.

Untuk pengujian JBB, kurang dari atau sama dengan 3.500 kilogram (pick up/MPU) senilai Rp17 ribu. Untuk kendaraan bermotor, JBB lebih besar dari atau sama dengan 3500 kg (kereta gandengan/kereta tempelan/mobil bus kecil tempat duduk kurang dari atau sama dengan 18 orang) senilai Rp20.000.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Rida’I mengatakan untuk target PAD di masing-masing dinas ditingkatkan. Sebab jika PAD-nya terus bertambah secara otomatis pembangunan di Pamekasan akan terus bergerak cepat.“Mudah-mudahan untuk target PAD terus diseriusi dengan baik,”pungkasnya. (rul/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *