Capaian PAD Masih 37 Persen, Kepala BPKPD Optimis Target Akan Tercapai

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ZUABIDI) SEPI: Seorang pengunjung sedang berbelanja di Pasar Gurem.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Sejak Januari hingga Juli 2021, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pamekasan sebesar Rp76 miliar. Angka tersebut 37 persen dari target Rp204 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir menjelaskan, kondisi tersebut sebab wabah Covid-19 masih melanda Indonesia, khususnya Pamekasan. Ditambah lagi kebijakan Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang cukup berdampak pada perekonomian.

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya PPKM  Darurat, ekonomi masyarakat menjadi terganggu; seperti restoran, pasar, dan hotel yang mulai sepi pengunjung. Sehingga realisasi retribusi menjadi tersendat,” terang Sahrul Munir, Rabu (21/7/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun saat ini capaian PAD Pamekasan tidak sesuai target, pihaknya tetap optimis.

“Semoga Covid-19 segera landai, sehingga target tersebut bisa terealisasi,” tambahnya. Sahrul melanjutkan, jika situasi yang dialami pemkab juga dirasakan oleh kabupaten lainnya di Pulau Madura. Ia juga berharap wabah Covid-19 segera berlalu.

“Bukan hanya di sini saja realisasi PAD yang terganggu. Tapi kabupaten lain mungkin mengalami hal yang sama. Apalagi semenjak diberlakukannya PPKM Darurat Jawa-Bali,” pungkasnya. (bai/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *