oleh

Capaian PAD Rendah, Dishub Sampang Sebut Banyak Mobdin Tidak Bayar Pajak

KABARMADURA.ID, Sampang -Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang setiap tahun diwajibkan untuk memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir berlangganan. Namun pada tahun ini dinas yang bergerak di bidang pengaturan jalan dan kendaraan itu dipastikan tidak memenuhi target yang sudah ditentukan.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Yulis Juwaidi mengatakan, jika pihaknya sudah menerapkan parkir berlangganan untuk roda dua, tiga dan empat, adapun besaran yang dikenakan kepada pemilik kendaraan tersebut berbeda. Yakni, retribusi untuk parkir roda dua dan tiga sebesar Rp25 ribu, sedangkan untuk roda empat sampai lebih Rp35 ribu, dan untuk alat berat Rp50 ribu.

“Lokasi parkir langganan itu semuanya sudah ada petugasnya, dan berseragam,” ungkapnya, Senin (19/10/2020).

Dikatakan Yulis (sapaan akrabnya), di tengah adanya wabah Covid-19 ini, membuat capaian target PAD parkir berlangganan masih minim. Sebab, dampaknya banyak masyarakat yang belum melakukan perpanjangan sepeda motor. Sehingga, secara otomatis akan berpengaruh terhadap capaian target PAD yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Target PAD dari retribusi parkir sebesar Rp3.2 miliar, tetapi saat ini bisa menyetorkan Rp1.5 miliar. Jadi, masih dibawah 50 persen yang kami dapatkan, atau sekitar 49.9 persen,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, minimnya capaian PAD dari parkir berlangganan, salah satunya karena banyak mobil dinas yang belum membayar pajak, sehingga sementara ini pihaknya mengaku akan fokus terhadap kendaraan dinas yang belum melakukan pembayaran pajak, dengan cara memberikan surat kepada seluruh dinas di Kota Bahari ini agar segera melakukan pembayaran.

“Kita sudah memberikan surat kepada dinas-dinas agar memperpanjang, tinggal kita menindaklanjutinya. Itu salah satu cara kami untuk mendongkrak PAD,” tuturnya.

Selain itu, Yulis berharap semua pemilik kendaraan bermotor yang belum melakukan pembayaran agar segera ditindaklanjuti. Bahkan dirinya mengklaim jika sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan PAD tersebut. salah satunya memberikan pemahaman jika pembayaran pajak penting.

“Sudah kami himbau agar segera membayar pajak dan taat membayar pajak kendaraan bermotor sesuai aturan yang berlaku, termasuk juga untuk pembayaran pajak mobil dinas,” tutupnya. (mal/mam)

Parkir Berlangganan:

Jalan KH. Wachid Hasyim : 16 lokasi

Jalan Panglima Sudirman : 6 lokasi

Jalan Hasyim Asyari : 9 lokasi

Jalan Trunojoyo : 7 lokasi

Jalan Samsul arifin : 5 lokasi

Jalan Rajawali : 8 lokasi

Jalan Teuku umar : 4 lokasi

Jalan Agus salim : 2 lokasi

Jalan Syuhada : 1 lokasi

Jalan Kusuma bangsa : 1 lokasi

Jalan Diponegoro : 2 lokasi

Jalan Jamaluddin : 1 lokasi

Komentar

News Feed