Capaian Program KIA di Sumenep Masih 30 Persen

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) PERLU DITINGKATKAN: Jumlah pendaftar program Kartu Identitas Anak (KIA) masih belum penuhi target.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Program Kartu Identitas Anak (KIA) dinilai masih belum maksimal. Hal itu dibuktikan dari jumlah pendaftar yang masih mencapai 30 persen dari target 60 ribu anak.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sumenep Wahasah menyampaikan,  pada skala nasional program KIA hanya menargetkan bisa tembus 20 persen dari jumlah total.

Bacaan Lainnya

“Tetap jalan. Tetapi kami tidak memberikan layanan langsung. Artinya, program KIA selama ini termasuk cukup diminati. Kan orangnya tidak usah datang ke sini (Dispendukcapil),” kata Wahasah.

Ia juga menjelaskan, sasaran sementara program KIA masih berpusat di kota dan berbagai pondok pesantren. Hal itu disebabkan informasinya belum merata hingga pelosok. Tetapi menurutnya, jumlah pendaftar di Sumenep cukup banyak, yaitu sekitar 33 ribu anak dari total 90 ribuan anak.

Selain pesantren, pihaknya akan mencoba bekerja sama dengan sekolah-sekolah. Mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, dan SMA sederajat. Tujuannya untuk efisiensi waktu dan sistem pelayanan terpadu.

“Karena selain KIA juga ada layanan perbaiki KK, akta, dan rekam KTP untuk yang sudah masuk syarat. Artinya sekali turun tidak hanya satu pelayanan,” imbuhnya.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga mengutarakan, sebagai solusi, pihaknya melakukan layanan integrasi dengan langsung membuat KIA bagi warga yang hendak membuat akta kelahiran.

“Itu sebagai wujud lain dari jemput bola. Kalau tidak seperti itu sulit mencapai target,” tukas perempuan asal Kecamatan Bluto itu.

 

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *