Capaian Skoring Rendah, 10 Peserta Seleksi JPT di Sampang Gugur

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST FOR KM) TERDEPAK: Puluhan peserta seleksi jabatan pimpinan tinggi (JPT) di Lingkungan Pemkab Sampang dipastikan gugur setelah tes wawancara.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Sebanyak 31 orang peserta seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang selesai mengikuti tes wawancara, pada Kamis (19/8/2021). Alhasil, sebanyak 10 peserta dipastikan gugur. Sebab, hanya akan diambil 21 orang untuk mengikuti seleksi berikutnya.

Sedangkan jumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang melaksanakan lelang terbuka sebanyak tujuh dinas. Peserta di setiap OPD tidak sama. Rinciannya, 9 orang mencalonkan diri di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker).

Bacaan Lainnya

Sebanyak 4 orang di Dinas Pendidikan (Disdik), 4 orang Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB), 4 orang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), 3 calin di Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), 4 calon di Dinas Sosial (Dinsos) dan 3 calon di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Pelaksana tugas (Plt) BKPSDM Sampang Arif Lukman Hidayat mengatakan, tidak semua peserta yang mengikuti tes wawancara bisa lulus. Sebab, dari hasil wawancara diberlakukan skoring atau penjumlahan perolehan nilai setiap peserta. Mulai dari tahap administrasi dan uji kompetensi.

Setelah dilakukan rangking atas perolehan nilai itu, nantinya hanya diambil tiga orang dengan perolehan nilai tertinggi dari masing-masing JPT yang dilamarnya. Sejumlah nama peserta tiga terbaik itu, nantinya langsung disetorkan kepada bupati untuk dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) guna mendapatkan rekomendasi.

“Setiap OPD yang dilamar ini, nanti hanya menyisakan tiga orang pendaftar yang berhasil mengumpul nilai tertinggi, jadi dari total 31 pendaftar ini, nanti cukup diambil 21 orang dari 7 OPD ini,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Yoyok menegaskan, tiga orang pendaftar di setiap OPD yang dilaporkan ke KASN, dilakukan verifikasi mulai dari tahap awal hingga akhir. Setelah itu, baru dikeluarkan rekomendasi kepada bupati untuk memutuskan dan memilih satu diantara tiga orang kandidat terbaik, untuk segera ditetapkan dan dilantik.

Perolehan nilai tertinggi, hanya sebatas untuk menetapkan tiga kandidat terbaik. Namun, tidak ada jaminan pendaftar dengan nilai tertinggi yang berada di urutan pertama bisa terpilih. Sebab, yang berhak menentukan merupakan kewenangan bupati. “Jadi terserah beliau saja, bisa saja yang ada di urutan kedua atau ketiga yang dipilihnya,” ulasnya.

Sebelumnya, sebanyak 25 OPD, 14 Kecamatan dan RSUD masih dijabat Plt. Rinciannya, 12 OPD dijabat oleh Plt. Sebab, OPD yang menyelenggarakan lelang terbuka sebanyak 7 instansi. Sedangkan untuk 5 OPD lainnya, meliputi Inspektur Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, DPUPR, Diskominfo dan Dispendukcapil Sampang, belum membuka lelang JPT terbuka.  (sub/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *