Capaian Vaksinasi 8 Kecamatan di Bangkalan Rendah, Kades Diminta Proaktif

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) TEGAS: Danramil 0829/16 Kapten Inf Kusnomo saat menyampaikan permasalahan terkait pelaksanaan vaksinasi di sejumlah desa di Kecamatan Sepulu.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-8 Kecamatan diketahui masih berlabel merah, lantaran capaian vaksinasinya berkisar antara 0 hingga 1 persen. Selain itu, banyaknya kepala desa (kades) yang belum vaksin menjadi salah satu persoalan tidak terjangkaunya vaksin ke masyarakat.

Komandan Ramil 0829/16 Kapten Inf  Kusmono menjelaskan, bahwa hampir semua desa di lingkungan kecamatannya sulit untuk diajak kompromi bersama melakukan kegiatan vaksinasi. “Kami coba langsung ajak masyarakat dan hasilnya mereka bilang nanti nanti, dan akhirnya gagal,” katanya.

Bahkan, Kusmono juga sempat menceritakan bahwa ada salah satu kades  yang mengatakan rela kehilangan jabatannya sebagai kades jika harus mengikuti vaksinasi. Hal tersebut sudah tentu menjadi landasan kuat, bagaimana warganya mau divaksin jika kepala desanya tidak divaksin. “Bagaimana ini bisa disampaikan oleh seorang pemimpin, saya tidak habis pikir,” ungkapnya.

Sedangkan, jika berdasarkan hasil peringkat capaian vaksinasi di setiap puskesmas, masih ada sekitar 8 puskesmas yang sasaran target vaksinasi masih di bawah 5 persen. Tentu hal tersebut butuh strategi oleh Satgas, agar kendala tersebut dapat diatasi. “Selain akan ditambah bidan desa, nanti aparat TNI dan POLRI juga bisa turun langsung ke setiap kades,” jelas Siska Damayanti selaku Kasi Surveylant dan Farmakmin Dinkes Bangkalan.

Di sisi lain, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino meminta jajaran Bhabinkamtibmas Polri dan juga Babinsa TNI agar segera memasuki desa desa dan mendekati para tokoh setempat dan kades. “Jangan ada yang menghalangi, jika tidak  mampu mendekati kades, laporkan ke kami, biar Forkopimda yang menangani,” ulasnya.

Menurut Alith, peran kades untuk percepatan vaksinasi sangat penting. Menurutnya, kades harus sudah divaksin, sehingga masyarakat nanti tidak ragu dan takut lagi dengan vaksin. “Ini yang kita harapkan, kades turun membantu dan mendukung masyarakatnya agar tidak takut divaksin,” paparnya.

Wakil Bupati Bangkalan Mohni juga menanggapi terkait banyaknya kades yang belum tuntas melakukan vaksinasi. Mohmi meminta agar semua Camat dan koordinator Asosiasi Kepala Desa (AKD) aktif melakukan vaksinasi. Ia menegaskan, Forkopimda akan turun langsung ke lokasi jika Camat dan koordinator AKD sulit diterima masyarakat.

“Tolong dicatat, kita akan melakukan vaksinasi, kalau bisa, mari kumpul bersama dengan kades untuk membicarakan ini,” pungkasnya. 

 

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *