Capaian Vaksinasi Masih 35,24 Persen, Kekebalan Kelompok Kelompok Belum Tercapai

(FOTO: KM/ALI WAFA) CAPAIAN VAKSINASI MASIH RENDAH: Sejumlah warga sedang menjalani program vaksinasi untuk menuju herd immunity atau kekebalan kelompok.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Pamekasan sampai saat ini masih berstatus level 3 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Level itu tidak kunjung naik lantaran cakupan vaksinasi belum mencapai target. Sementara untuk naik level ke level 1, cakupan vaksinasi harus mencapai sedikitnya 70 persen. Target itu untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Hidayat menuturkan, cakupan vaksinasi di Pamekasan rendah. Dia merinci, total seluruh target vaksinasi yaitu 652.819 jiwa. Target tersebut terdiri dari sumber daya manusia (SDM) kesehatan, petugas publik, lanjut usia (lansia), masyarakat rentan dan umum, ibu hamil, remaja, dan anak-anak.

Dari total target itu, cakupan vaksinasi di setiap dosis bervariatif. Cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 35,24 persen atau 230.026 jiwa. Cakupan dosis kedua yaitu 20,27 persen atau 132.347 jiwa. Cakupan dosis ketiga mencapai 76,79 persen atau 2.359 jiwa. Namun kesemuanya merupakan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

Bacaan Lainnya

Dari jumlah tersebut terdapat 421.047 jiwa yang belum menjalani vaksinasi dosis pertama. 97.679 jiwa belum menjalani vaksinasi dosis kedua. 1.132 SDM kesehatan belum menjalani vaksinasi dosis ketiga. Pihaknya terus mendorong agar masyarakat bersedia divaksin. Sejumlah pihak digandeng untuk percepatan program vaksinasi.

Kendati begitu, saat ini belum ada satu pun warga terpapar Covid-19. Di semua rumah sakit rujukan tidak ada pasien Covid-19. Mengingat adanya varian baru Covid-19 bernama Omicron, pihaknya tetap menganjurkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes); memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Kendati belum ada langkah antisipasi khusus atas varian baru ini, Hidayat menjelaskan, varian Omicron memiliki tingkat penularan lebih cepat dari varian Covid-19 sebelumnya. Karenanya masyarakat diminta untuk tetap disiplin menjalankan prokes.

“Antisipasinya sama dengan varian sebelumnya. Terapkan 3M dan vaksinasi. Karena varian ini lebih cepat penularannya,” ungkap Hidayat.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.